Kurangnya Minat Baca Siswa, Mahasiswa Kampus Mengajar Inovasi Perpustakaan
Penulis : Desa Pusuk, Kelapa, Nur Fatikah Rahmi, UAD dan rekognisi KKN UAD
BANGKA BARAT – Kampus mengajar angkatan 1 memperoleh keberhasilan terhadap dilaksanakan kegiatan ini. Hal inilah yang menjadi dorongan bagi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud Ristek diadakan kampus mengajar angkatan 2 yang dilaksanakan lebih lama dibandingkan angkatan 1 yaitu selama 5 bulan dari tanggal 02 Agustus – 18 Desember 2021. Seluruh mahasiswa kampus mengajar angkatan 1 dilaksanakan penempatan pengabdian di Sekolah Dasar (SD) namun mahasiswa kampus mengajar angkatan 2 dilaksanakan penempatan pengabdian yang disebar ke SD sebanyak 3.593 dan SMP sebanyak 491 kabupaten dan kota.
Kampus mengajar merupakan suatu kegiatan mengajar disekolah yang termasuk bagian dari program kampus merdeka. Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) yaitu Pak Nadiem Anwar Makarim menjelaskan tujuan dilaksanakan kampus mengajar yaitu untuk menghadirkan mahasiswa sebagai penguatan pembelajaran literasi dan numerasi serta membantu dalam pembelajaran di masa pandemi sekarang ini, terutaman di sekolah daerah yang masih 3T. penyelenggaraan program kampus mengajar ini pula memperoleh dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Salah satu kegiatan ini yang dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman mengajar, mengasah kemampuan terhadap kinerja di dalam kegiatan sekolah, dan dapat meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan kemampuan yang terdapat pada diri mahasiswa. Dalam hal ini salah satu mahasiswi yang berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yogyakarta yang mengikuti program kampus mengajar angkatan 2 adalah Nur Fatikah Rahmi (21) yang menempuh Pendidikan di Program Studi Pendidkan Biologi, melakukan pengabdian di SD Negeri 21 Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (2/8/21). Dengan hal ini dilakukan kegiatan dalam meningkatkan literasi siswa Sekolah Dasar (SD) dengan dilakukan inovasi perpustakaan (1/9/21) dengan kreativitas pada diri mahasiswa tersebut.
Dilaksanakan kegiatan inovasi perpustakaan guna meningkatkan minat baca siswa, mahasiswi bernama Rahmi (21) mengungkapkan “Dalam hal inovasi untuk meningkatkan motivasi minat baca siswa yaitu kita harus melakukan inovasi baru agar siswa tidak menjadi bosan dalam belajar. Salah satunya yaitu dengan melakukan inovasi kreativitas di perpustakaan, dengan dilakukan inovasi berupa tempat keberadaan mereka dalam belajar hal ini dapat meningkatkan motivasi mereka meningkat lagi.” Kegiatan inovasi ini dilakukan renovasi di perpustakaan SDN 21 Kelapa yang sudah hampir 2 tahun tidak dirawat lagi yang diakibatkan pandemi.
Sehingga hal ini dimanfaatkan oleh mahasiswi kampus mengajar untuk melakukan inovasi perpustakaan serta untuk meningkatkan minat baca siswa. Dilaksanakan kegiatan perpustakaan ini sudah berlangsung dari bulan september hingga sekarang ini. inovasi perpustakaan yang dilakukan yaitu terkait permasalahan yang terjadi masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca.
terjadi masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca.
Hal ini dilakukan observasi (20/9/21) terhadap hambatan siswa selama terkena dampak di masa pandemi, sehingga kebanyakan siswa mengalami kurangnya motivasi dalam membaca. Dari hasil observasi (pengamatan) sebelum dilakukan inovasi perpustakaan terdapat banyak sekali siswa masih belum lancar dalam membaca. Pada siswa kelas 1 dan sebagian siswa kelas 2 masih kurang dalam mengenal setiap hurufnya dan ejaannya masih belum lancar sedangkan kelas 3, 4 dan 5 ada sebagian siswa masih mengalami hambatan dalam membaca.
Hal ini diakibatkan kurangnya motivasi siswa terhadap minat baca. upaya dalam mengingkatkan minat baca siswa anak SD yaitu dengan dilakukan inovasi terbaru agar siswa menjadi termotivasi untuk memiliki minat baca yang lebih besar lagi. Dengan inovasi perpustakaan ini sendiri yaitu dapat menjadikan perpustakan terlihat lebih menarik, bersih, rapi dan terawat; dapat memiliki daya tarik siswa untuk mengunjungi perpustakaan; dapat meningkatkan minat baca siswa; serta dapat meningkatkan motivasi semangat siswa untuk dapat terus belajar membaca. Mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh dalam inovasi perpustakaan ini, kegiatan ini dapat menjadi terobosan bagi para guru untuk dapat meningkatkan semangat siswa untuk belajar membaca, dengan dilakukan sesekali pembelajaran di perpustakaan dengan meningkatkan literasi mereka dan pemahaman dari literasi yang mereka baca.











