LEBAK – Ormas Badak Banten(BBP) DPAC Banjarsari sayangkan pernyataan Oknum Kepala SDN 2 Umbuljaya yang diduga telah menyebar berita hoax di muka umum pada saat pelaksanaan acara pembagian raport tepatnya hari Jum’at tanggal 18 Juni 2021 yang bertempat di sekolah tersebut.
Berita hoax ini diduga merugikan nama baik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pasalnya pernyataan oknum Kepala SDN 2 Umbulnya itu didengar oleh seluruh wali murid beserta tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Menurut Eros Herlina pada awak media dirinya sangat dirugikan oleh pernyataan oknum Kepala SDN 2 Umbuljaya yang mengatakan dimuka umum bahwa sekolahnya sudah mendapatkan 4 kali teguran terkait proses pembelajaran tatap muka.
“Informasi yang saya terima dari laporan masyarakat yang hadir dalam acara pembagian rapot di SDN 2 Umbuljaya, Oknum Kepala Sekolah tersebut melontarkan tentang pembelajaran tatap muka yang dilakukan SMK BiM sudah 4 kali ditegur, bahkan pihak sekolah tidak mengindahkannya, jelas ini adalah pendapat subyektif tidak mendasar dan merugikan nama baik saya dan lembaga pendidikan yang saya kelolala.” Tegas Eros.
Lanjut Eros, perlu diketahui bahwa pembelajaran di SMK BIM (Bina Insan Mandiri) yang berada di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak, sistem pembelajarannya menggunakan belajar dari rumah(BDR) atau daring. Adapun ada anak yang berada disekolah itu, bagi mereka yang tinggal di asrama karena jauh dari tempat tinggal dan tidak memiliki perangkat belajar daring, jadi jangan asal bunyi sebab ini sensitif terkait dengan pelaksanaan prokes.
“Perlu diketahui kami tidak pernah sama sekali menerima surat teguran terkait pelaksanaan pembelajaran darimanapun. Sebab kami dalam pelaksanaanya mengikuti aturan yang berlaku,
dan apa yang ditudingkan itu tidaklah benar dan ini harus diluruskan khawatir merugikan sekolah kami, jangan sampai apa yang ditudingkan itu menjadi pembenaran padahal sebaliknya (hoax) ” pungkasnya.
Sementara itu ketika tim investigasi Ormas BBP DPAC Banjarsari menelusuri saksi-saksi yang hadir pada saat pembagian raport di SDN 2 Umbuljaya, Insial EH, SH, dan SN membenarkan informasi tersebut.
Ditempat terpisah, Supriyadi saat dihubungi Herdi ormas BBP, Herdi via WhatsApp nya terkait kebenaran pernyataan nya di forum resmi tersebut, dirinya menyesali perbuatannya.
“Iya saya minta maaf yang sebesar besarnya atas kebodohan dan kehilapan saya . Sekarang saya di rumah Drs CH SUPARDI (ketua Yayasan SMK BIM) Tapi beliau tidak ada” Kata Supriyadi.
Mendengar pengakuan Oknum Kepala SDN 2 Umbuljaya ini, Herdi bersama kawan-kawan akan berencana mendorong pihak sekolah khususnya SMK BIM Kecamatan Banjarsari untuk melakukan somasi langsung terhadap oknum kepsek tersebut.
“Saya akan dorong pihak sekolah SMK BIM agar mensomasi oknum Kepsek SDN 2 Umbuljaya tersebut dengan tembusan Disdikbud Lebak agar diberikan sanksi tegas karena diduga sudah melakukan pencemaran nama baik, fitnah (hoax), dan perbuatan tidak menyenangkan serta diduga melanggar kode etik Kompetensi Kepala Sekolah” tutupnya .(Tim)











