BANGKA-Setelah sempat batal melaksanakan aksi dengan estimasi massa 150 orang pada 11 Juni 2021. Rama Pranata selaku ketua tim Independen Sosialisasi Pengaduan & Penyaluran Dana ( SP2D) Kapal Isap Produksi secara mengejutkan telah memastikan melalui salah satu media online lokal (14/6) bahwa Tim Independen SP2D KIP akan pasti melaksanakan aksi tuntutan mereka pada 15 Juni 2021 dengan estimasi masa sebanyak 50 orang.
Di motori Rama Pranata, Tim SP2D KIP yang baru terbentuk itu akan melaksanakan aksi tuntutan di panti matras dengan butir yang sangat kontroversial bagi sebagian pihak soal dugaan dan tudingan dan keberatan mereka terhadap aliran dana KIP yang beroperasi di Wilayah Operasional perairan Matras – Sinar Jaya Jelutung ( Sinjel).
Semenjak 10 Mei 2021, 11 Ormas dan lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Kabupaten Bangka telah menyoroti rencana aksi Tim SP2D KIP.
Sorotan serta respon 11 Ormas dan LSM ini tidak diherankan karena nama perikatan 11 ormas tersebut turut dituding dan dimuat pada butir pertama rencana tuntutan Tim SP2P KIP.
” Apabila aksi itu dilaksanakan, kami 11 ormas dan LSM yang mereka tuding dalam tuntutan meraka. Kami pastikan akan datang ke lokasi untuk mempertanyakan tuntutan kawan- kawan itu” Ujar Ratno Mapiwali ( 10/6) silam ketika di konfirmasi di salah satu Warkop Kota Sungailiat.
PK. 09.32 WIB, aksi yang direncanakan pada PK. 08.00 WiB belum dilaksanakan, namun Ketua Tim dan beberapa rekannya telah menyiapkan alat peraga sambil menunggu masa lain nya.
” Ini aksi damai, Hari ini kami datang bentang spanduk, diam harapan kami agar suara dan tuntutan kami di dengar, hari ini aksi jadi kami lakukan masih menunggu rombangan yang lain sebanyak 40 orang” Ujar Rama sebelum melaksanakan aksi di depan panggung pantai Matras.
Sementara 11 ormas diinformasikan telah bersiap untuk menyaksikan langsung aksi tuntutan dan tudingan terhadap meraka oleh Tim SP2KiP.
“Ini kawan – kawan ormas kita ada 40 orang” Ujar Ratno via Whatshaap (15/6).
Sampai berita ini diturunkan Koordinator perikatan 11 Ormas dan LSM Slamet Riadi menyatakan bahwa dirinya sudah berada di pantai matras, mengenai kedatangan Ormas Slamet belum mengkonfirmasi.
(Red)











