BANTEN – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy tidak di vaksin covid-19 merk Sinovac buatan China lantaran pernah positif covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).
Dilansir dari bantennews.co.id, Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, Faktor Andika Wakil Gubernur Banten tidak bisa divaksin, itu disebabkan pernah terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) beberapa bulan lalu.
“Pak Wakil Gubernur itu penyintas yaitu pernah terpapar Covid-19 status OTG pada saat bulan Oktober atau November lalu. Kan kalau penyintas itu punya kekebalan antibody enam bulan sampai setahun,” pungkasnya.
Menurut dia, Wagub ini akan diberikan vaksinasi setelah antibody-nya mulai menurun. “Mungkin di tahap kedua atau ketiga vaksin baru bisa berbarengan dengan vaksin Pfizer mungkin,” bebernya.
Sementara itu, dari salahsatu sumber, Gubernur Banten pun tidak di Vaksin merk Sinovac buatan China dikarenakan dengan batasan usia.
“Kalau Bapak kan usianya diatas 60 tahun, jadi tidak masuk kriteria untuk di vaksin Sinovac, nanti paling pakai vaksin Pfizer dan itu adanya di tahap ke tiga,” terangnya.
(Red)











