MUNA-Salah satu Masyarakat Pecinta Rajiun Kabupaten Muna, Fajar mengatakan bahwa ada asap berarti ada api. Kami rombongan RAPI melintas di Desa Labaha dengan rapi namun tiba-tiba kami dilemparkan batu dari arah posko ReBah.
“Saat rombongan RAPI yang pulang dari kampanye di Lahorio melintas disekitar posko ReBah desa Labaha, sekelompok anak muda pendukung ReBah melempari mobil rombongan RAPI. Seketika rombongan berhenti dan satgas RAPI langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri di kebun-kebun belakang posko. Kesal dengan tindakan tak bertanggungjawab dari pendukung ReBah beberapa satgas dan pendukung Rapi melampiaskan dengan merusak posko dan sebuah motor CBR milik para pelaku yang melarikan diri. Saat ini motor tersebut sudah dibawah ke Polres Muna untuk barang bukti,” ungkap Fajar, Kamis (12/11/2020).
Lanjutnya, dirinya bersama relawan RAPI menyakni pihak ReBah akan memutar balikan fakta dengan menyebar berita seakan-akan mereka yang diserang dan jadi korban dalam kejadian ini. Dan infonya malam ini mereka akan melakukan pembalasan dengan menyerang Mabes RAPI d jl Sutomo. Saat ini satgas dan beberapa Simpatisan RAPI telah siap untuk berjaga-jaga. “Pasti mereka memutar balikan fakta terkait kejadian ini. Mereka yang memulai keributan dan akan mereka putar seakan-akan mereka terzalimi. Salam santun dan damai. Salam RAPI,” tuturnya.
Reporter: Sacriel











