TAKALAR – Lomba mendongeng atau story telling tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dihelat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berakhir kemarin, Selasa 28 Juli 2020.
Kabupaten Takalar lewat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tahun ini baru pertama kali ikut ajang Lomba Mendongeng.
Persiapan lomba ini terbilang telah matang karena lomba sejenis telah digelar di tingkat kabupaten hingga keluar juara 1 sebagai perwakilan Kabupaten Takalar.
Nabila saat tampil berdongeng di Depan Dewan Juri Lomba yang menjadi agenda tahunan dan jadi unggulan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan ini menyisahkan 6 kontigen di babak grand final. Yakni dari Kabupaten Enrekang, Takalar, Maros, Bulukumba, Toraja Utara dan Pinrang, Rabu (29/07/2020)
Nabila Raihan Kadir menjadi perwakilan dari Kabupaten Takalar. Siswa kelas VI SD No. 1 Centre Pattallassang ini merupakan anak dari pasangan Andi Kadir dan Hardianti Hanan.
Sosok perempuan lincah, cerdas dan kreatif ini merupakan kelahiran Kampung Bonto Tala Kecamatan Pattallassang.
Nabila Raihan Kadir bercita-cita ingin menjadi guru. Di sekolahnya ia dikenal sebagai sosok siswa berbakat dan berprestasi.
Ia mampu berkat pelatih mendongeng yang juga merupakan tenaga pengajar, Muh Iswadi Makkasau Daeng Nyampa dan Rinda Rezky Yanthi Nasaruddin.
Tampilannya yang sederhana, tenang, rendah hati dan memiliki semangat yang tinggi jika mengikuti kegiatan menjadikan dirinya selalu siap dan tampil santai.
Andi Kadir, orang tua Nabila mengungkapkan rasa kebahagiaannya dan menceritakan bahwa sejak kecil Nabila ini sudah kelihatan menonjol kecerdasan mendongengnya dibanding suadara-saudara lainnya. Bakat ini mungkin dari kakeknya yang memang ahli mendongeng.
Bakat lain dari Nabila ialah di mandat jadi Dokter Cilik (Dokcil) di sekolahnya dan prestasi akademik juga terlihat di sekolahnya.
Hal ini tentunya berkat latihan dan kemampuan serta bimbingan dari gurunya.
Ini pula yang diperlihatkan saat mengikuti Lomba Mendongeng tingkat pelajar SD se Sulawesi-Selatan,Dengan tampil ciamik dan memukau di ajang lomba ini membuat persaingan penentuan juara oleh dewan juri jadi sengit.
Hal ini terlihat sangat pengumuman para pemenang. Nabila Raihan Kadir ditampuk di posisi kedua, setelah kalah tipis pointnya dari urutan pertama yang diraih oleh perwakilan Kabupaten Enrekang.
Walau hanya meraih juara 2, namun bagi Nabila ini merupakan prestasi luar biasa dan membanggakan.
Bersaing dengan peserta dari perwakilan Kabupaten/Kota se Sulawesi-Selatan dan ini bukan perkara mudah. Apalagi bagi Nabila lomba ini baginya pertama kali diikutinya di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Nabila tak seakan tak percaya dengan hasil ini. Peserta lomba semuanya hebat-hebat. Namun karena usaha dan keyakinannya mengikuti lomba ini serta doa dari semua pihak, khususnya masyarakat Takalar membuat dirinya termotivasi menampilan yang terbaik.
Nabila merasa bahagia bercampur haru terpancar dari wajahnya dan keluarganya yang ikut hadir.
Ia pun meneteskan air mata atas raihan prestasi ini. Bagi masyarakat Takalar, Nabila ada sosok pahlawan cilik yang mengharumkan Butta Panranuangku di ajang lomba mendongeng.
Dra. Siswaty,Kepala Sekolah No.01 Centre Pattalassang sangat bangga dan bahagia memiliki sosok siswa seperti yang dimiliki Nabila,kami akan terus berupaya menciptakan siswa-siswa yang dapat mengharumkan nama daerah/Kabupaten Takalar yang kita cintai bersama ini.harap.Dra.Siswaty
Nabila mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolahnya, kedua orang tuanya, guru pelatihnya yakni Muhammad Iswadi Makkasau Daeng Nyampa dan Rinda Rezky Yanthi Nasaruddin, Kadis DPK Kabupaten Takalar Darwis yang telah mengutusnya, Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Zainuddin Detol.
Berkat dukungan dan support nya,saya memiliki motivasi tinggi untuk menampilkan yang terbaik. Kedepan Nabila terus belajar dan berlatih untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi, kalimat terakhir dari mulutnya sembari tersenyum.
Penulis: Suherman, S.Pd











