PANDEGLANG – Pemerintah Desa Malang Nengah menggelar Musyawarah Desa Khusus terkait penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang berlokasi di Balai Desa Malang Nengah Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang, Banten. Pada Senin, (01/06/2020), kemarin.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Malang Nengah, Babinsa, Camat Cibitung (diwakili), Pendamping Kecamatan Cibitung, BPD Malang Nengah, Ketua RT/RW, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, PKK, serta warga Desa Malang Nengah.
Nurdin, Kepala Desa Malang Nengah, mengatakan, BLT – DD ini di berikan kepada masyarakat yang terdampak wabah virus korona (covid-19).
“Musdes khusus ini untuk validasi dan finalisasi data calon penerima (BLT) Dana Desa tahun 2020 Desa Malang Nengah, prioritas BLT diberikan kepada masyarakat supaya tepat sasaran dan dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak (covid-19),” jelas Nurdin.
Sementara itu, Jumaedi, S.Sos., perwakilan Camat Cibitung menyebutkan bahwa, “Sesuai data yang di miliki oleh pemerintah desa Malang Nengah yang memenuhi syarat sesuai data NIK di kartu keluarga akan menerima bantuan BLT tersebut,” katanya.
Ditempat yang sama, Sekdes Malang Nengah, Nurdin, menuturkan, bahwa, “Yang mendapatkan BLT – DD Desa Malang Nengah hanya 105 KK dan yang mendapatkan sembako dari provinsi (BANPROV) 33 KK,sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebijakan-kebijakan yang benar-benar miskin ,” terangnya
Jona, selaku Pedamping Kecamatan Cibitung, mengatakan, Ditengah pademik ini banyak sekali yang terdampak ter utama perekonomian masyarakat untuk itu berharap agar mekanisme dalam pendataan penerima (BLT) bagi masyarakat yang tidak mampu jangan sampai tumpang tindih.
“Sesuai keputusan yang diambil Desa musdes sus anggaran desa dipergunakan dengan menentukan warga yang betul-betul kurang mampu,” tuturnya.
Selain itu Babinsa meminta, “Agar masyarakat mentaati himbauan pemerintah jangan berkerumun dan nanti đalam pembagian uang BLT harus menggunakan masker,” katanya.
Reporter : Jajang.











