PANDEGLANG, SEKILASINDO. COM-Sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang masih belum sesuai harapan seperti ada benarnya.
Lantaran sejumlah kegiatan peningkatan jalan dalam bentuk betonisasi diketahui masih dinilai berkualitas jelek.
Salah satu pekerjaan yang diduga tidak memenuhi spesisifikasi teknis kontruksi bangunan adalah pekerjaan peningkatan jalan Cisekeut -Sobang -Tela Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang.
Penyedia jasa kontruksi PT. Abadi Haruman Jaya, penyedia jasa konsultan superpisi PT. Lingga Layung Mega Makmur Nomor Kontrak : 600/090.6/SPK/PJWS-CST/BBM/DPUPR/2019. dengan nilai pagu anggaran Rp. 8.094.580.000 Namun tidak di cantumkan Volume kegiatan berapa meter nya kerjaan itu di laksanakan.
Pekerjaan ini dibiayai dari dana APBD Provinsi Banten dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tahun anggaran 2019 ini diduga kuat tidak sesuai dengan RAB semestinya.
Dari pantauan di lokasi proyek pekerjaan betonisasi secara kasat mata di temukan ada kejanggalan sebab alat berat (Compactor) yang di gunakan untuk pemadatan pinggir badan jalan diduga tidak sesuai dengan kapasitas Compactor yang seharusnya, di lokasi alat berat yang digunakan diduga hanya memiliki beban kurang lebih 500 kilo gram.
Hal itu di ungkapkan menurut sumber yang identitasnya tidak mau di sebutkan seraya menambahkan di lapangan juga terlihat untuk menghindari adanya debu air yang di gunakan juga menggunakan air asin bahkan air asin juga di gunakan untuk menyemprot cor dasar.
Berdasarkan pantauan dilokasi, jalan tersebut mengalami retak-retak hal ini terbukti proses pembangunan diduga di laksanakan asal jadi.
Di Konfirmasi Rudi Pelaksana di Lapangan, melalui telepon seluler nya ia mengatakan, terkait jalan yang mengalami retak-retak itu masih tanggung Jawab pihaknya, dan adapun terkait dugaan alat berat (Stum) tersebut itu menurut sudah sesuai dengan kapasitas yang ada di Rencana Angaran Biaya (RAB).
” Bobot alat berat tersebut memiliki kapasitas dua ton jadi itu sudah sesuai dengan yang di rencana kegiatan,” dalihnya.
Hingga berita ini di turunkan pihak Konsultan belum dapat di konfirmasi.***(Hadi).











