Berita

Pantang Menyerah, Siswa Asal Agam Lolos Paskibraka dan Siap Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

×

Pantang Menyerah, Siswa Asal Agam Lolos Paskibraka dan Siap Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id JAKARTA – Kebanggaan besar dirasakan Ahmad Al-Fatih, siswa SMA Negeri Cendekia asal Kabupaten Agam, Sumatra Barat, setelah terpilih menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka pada Senin (17/8).

Bagi Fatih, kesempatan tersebut bukan sekadar pengalaman membanggakan, tetapi juga sebuah kehormatan besar yang semakin membakar semangat nasionalismenya.

Click Here

Semangat jiwa nasionalisme bergejolak karena bisa mengibarkan bendera Sang Merah Putih, bendera pusaka, di Istana Merdeka.

“Rasanya bangga dan mendapat kehormatan,” kata Fatih, seperti dikutip Sabtu (15/8).

“Tampil di Istana Merdeka, Fatih tidak hanya membawa nama pribadi, ia juga merasa memiliki tanggung jawab untuk mengharumkan nama Kabupaten Agam dan Sumatra Barat
“Kita juga harus membanggakan nama daerah,” ujarnya.

Kecintaan Fatih terhadap dunia baris-berbaris telah tumbuh sejak duduk di bangku SMP.

Saat itu, ia aktif mengikuti kegiatan Paskibra di sekolah dan pernah berpartisipasi dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat provinsi.

Selain Paskibra, Fatih juga aktif dalam kegiatan Pramuka.

Berbagai aktivitas tersebut turut membentuk semangat nasionalisme yang kemudian mendorongnya mengikuti seleksi Paskibraka.

“Karena jiwa nasionalisme,” kata Fatih saat ditanya alasannya tertarik bergabung dengan Paskibraka.

Namun, perjalanan Fatih menuju Paskibraka tidak mudah, pada akhir November 2025, banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Sumatra Barat, termasuk Kabupaten Agam.

Bencana tersebut turut berdampak pada sekolah Fatih hingga mengalami kerusakan, kondisi itu membuatnya tidak dapat menjalani latihan baris-berbaris seperti biasanya di sekolah.

Meski menghadapi keterbatasan, Fatih memilih tidak menyerah, ia tetap berlatih secara mandiri di rumah untuk menjaga kemampuan fisik dan kedisiplinannya.

Saya berlatih mandiri di rumah,” tuturnya.

Kegigihan tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Fatih berhasil melewati rangkaian seleksi dan terpilih menjadi anggota Paskibraka yang akan mendapat kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

Bagi Fatih, menjadi bagian dari Paskibraka merupakan pengalaman berharga yang semakin memperkuat rasa cinta terhadap tanah air.

Ia pun ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai momentum untuk berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya pengaruh negatif dari luar, karena itu, para pelajar harus memperkuat semangat belajar dan terus mengembangkan diri.

“Tantangan bagi anak muda sekarang adalah banyaknya pengaruh-pengaruh negatif dari luar dan kita harus meningkatkan niat belajar kita, bagi anak sekolah, usaha untuk belajar, untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045,” pungkasnya.

Bagindo Yakub.