Berita

Hari Ketiga SPMB, SMPN 2 Cilegon Kebanjiran Peminat, Panitia Rela Begadang Verifikasi Berkas

×

Hari Ketiga SPMB, SMPN 2 Cilegon Kebanjiran Peminat, Panitia Rela Begadang Verifikasi Berkas

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id CILEGON – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 2 Kota Cilegon mencatat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.

Hingga Rabu (24/6/2026), jumlah pendaftar telah mencapai 552 calon siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 320 siswa untuk 10 rombongan belajar.

Click Here

Ketua Panitia SPMB sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 2 Kota Cilegon, Raden Cahyana, mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan pendaftaran, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait mekanisme SPMB tahun ini.

Di awal kami mendapatkan sosialisasi dari Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan SPMB tahun ini.

Selanjutnya kami menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat melalui spanduk, website sekolah, dan media sosial.

“Pendaftaran dibuka sejak 22 Juni hingga 25 Juni 2026, dan sampai hari ketiga ini Alhamdulillah pelaksanaannya masih berjalan normal,” ujarnya.

Menurutnya, kendala yang dihadapi bukan berasal dari sistem online, melainkan tingginya jumlah pendaftar pada jalur domisili dan prestasi akademik yang menyebabkan proses verifikasi membutuhkan waktu lebih lama.

Pendaftar cukup membludak, sehingga petugas harus memeriksa satu per satu berkas secara detail.

Akibatnya ada beberapa verifikasi yang masih berstatus proses.

“Bahkan tim panitia harus bekerja hingga larut malam agar masyarakat bisa segera melihat hasil verifikasi dan mengetahui posisi passing grade mereka,” jelasnya.

Raden berharap seluruh tahapan SPMB dapat berjalan lancar hingga penutupan pendaftaran dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cilegon.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Sekretaris SPMB SMPN 2 Kota Cilegon, Ilham Wahyudi, mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 2 terus meningkat setiap tahunnya.

Sampai hari ini jumlah pendaftar sudah mencapai 552 siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 325 siswa.

“Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 2 Kota Cilegon sangat tinggi,” katanya.

Ilham menjelaskan, kuota penerimaan siswa baru tahun ini terbagi dalam beberapa jalur, yakni jalur domisili sebesar 40 persen, prestasi akademik 20 persen, prestasi non-akademik 15 persen, afirmasi 20 persen, dan perpindahan tugas orang tua atau mutasi sebesar 5 persen.

Menurutnya, orang tua perlu terus memantau perkembangan nilai maupun jarak pada masing-masing jalur karena persaingan masih berlangsung hingga penutupan pendaftaran.

Kami menyarankan bagi orang tua yang sudah berada di bawah ambang batas minimal agar mempertimbangkan mencabut berkas dan mencari alternatif sekolah negeri lain yang peluang diterimanya lebih besar.

“Sedangkan yang masih berada di zona aman tetap harus memantau karena masih ada dua hari pendaftaran yang memungkinkan perubahan peringkat,” ujarnya.

Ilham juga menegaskan bahwa SMPN 2 Kota Cilegon telah menerapkan pendidikan inklusif dengan menerima peserta didik berkebutuhan khusus melalui jalur afirmasi.

Sekolah bahkan telah menyiapkan tenaga pendamping untuk membantu proses belajar siswa disabilitas.

Beberapa tahun terakhir kami sudah menerima siswa berkebutuhan khusus.

“Kami memiliki guru pendamping yang membantu mereka selama proses pembelajaran sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik bersama siswa lainnya,” jelasnya.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, SMPN 2 Kota Cilegon juga membuka sejumlah loket pelayanan yang membantu orang tua dalam mengatasi berbagai kendala pendaftaran, mulai dari perbaikan berkas hingga konsultasi proses verifikasi.

Panitia berharap seluruh proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan transparan, lancar, dan menghasilkan peserta didik terbaik yang akan melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Kota Cilegon.

Bagindo Yakub.