Sekilasindonesia.id CILEGON – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 1 Kota Cilegon tahun ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib.
Hingga penutupan tahap pendaftaran pada 20 Juni 2026 pukul 23.59 WIB, tercatat sebanyak 1.384 calon peserta didik telah melakukan pendaftaran dan dinyatakan masuk dalam sistem seleksi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Kota Cilegon, Ujang Dindin Rosdiawan, menyampaikan bahwa proses pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan sejak 16 hingga 20 Juni 2026 tanpa kendala berarti.
Alhamdulillah perjalanan pelayanan kami dari tanggal 16 sampai 20 berjalan lancar.
“Semua pendaftar yang masuk secara online kami layani dengan baik, sesuai arahan kepala sekolah agar tidak terjadi penumpukan dan orang tua merasa nyaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa SMK memiliki persyaratan khusus dalam proses penerimaan, di antaranya pemeriksaan kesehatan, surat keterangan sehat, serta surat bebas buta warna yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan resmi.
Setiap calon peserta didik wajib melampirkan surat sehat dan bebas buta warna dari Puskesmas atau dokter yang berwenang.
“Setelah itu dilakukan verifikasi langsung di sekolah,” jelasnya.
Untuk menghindari antrean panjang dan memberikan kenyamanan bagi orang tua, panitia menyediakan ruang tunggu khusus yang dilengkapi dengan informasi tahapan SPMB serta edukasi terkait tes minat dan bakat.
Di ruang tunggu kami berikan informasi lengkap agar orang tua memahami tahapan berikutnya.
“Jadi mereka tidak bingung, termasuk terkait jadwal tes minat dan bakat,” tambahnya.
Setelah proses verifikasi, setiap peserta mendapatkan bukti pendaftaran yang menandakan bahwa data telah masuk ke sistem SPMB SMKN 1 Kota Cilegon. Panitia juga mengimbau agar peserta selalu memantau informasi melalui kanal resmi sekolah.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang juga panitia SPMB, Ujang Dindin Rosdiawan, menjelaskan bahwa pada tanggal 24 hingga 25 Juni 2026 akan dilaksanakan tahapan tes minat dan bakat sebagai bagian dari proses seleksi.
“Tes minat dan bakat ini merupakan bagian penting dengan bobot penilaian 50 persen, sedangkan nilai rapor 30 persen dan TKA 20 persen. Ini sesuai juknis dari Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Pelaksanaan tes dilakukan selama dua hari dengan masing-masing tiga sesi per hari.
Setiap sesi diikuti sekitar 235 peserta yang ditempatkan di Gedung GSG SMKN 1 Kota Cilegon dengan fasilitas yang telah disiapkan panitia, termasuk kipas angin dan tempat pengisian daya perangkat elektronik.
“Kami pastikan peserta nyaman selama tes berlangsung. Fasilitas sudah kami siapkan agar kegiatan berjalan lancar,” katanya.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal SPMB dan media sosial resmi SMKN 1 Kota Cilegon agar tidak tertinggal informasi penting terkait tahapan seleksi berikutnya.
Semua informasi kami sampaikan melalui saluran resmi SPMB dan Instagram sekolah.
“Jadi kami imbau orang tua dan peserta selalu update informasi,” tutupnya.
Bagindo Yakub.











