Sekilasindonesia.id Finlandia – Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kerja sama strategis untuk memodernisasi jaringan seluler di Indonesia melalui pengembangan teknologi 5G berbasis kecerdasan buatan (AI). Kolaborasi yang diumumkan di Espoo, Finlandia, Selasa (10/6/2026),
itu bertujuan meningkatkan kapasitas, kualitas, dan cakupan layanan digital bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Dalam kerja sama tersebut, Nokia akan menjadi mitra teknologi utama yang mendukung implementasi jaringan 5G pada pita frekuensi rendah dan menengah. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, andal, dan siap mendukung layanan berbasis AI di berbagai sektor.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan.
“Bersama Nokia dan NVIDIA, kami membangun fondasi jaringan terintegrasi AI yang akan meningkatkan kualitas konektivitas serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih lancar bagi setiap pelanggan.
Kolaborasi ini memperkuat kesiapan kami melahirkan inovasi digital berikutnya sekaligus memberdayakan Indonesia melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Vikram.
Selain memperluas jaringan 5G, ketiga perusahaan juga mengembangkan teknologi AI-RAN yang menggabungkan kemampuan jaringan dan kecerdasan buatan dalam satu arsitektur.
Teknologi tersebut akan menjadi fondasi pengembangan AI Grid milik Indosat yang ditujukan untuk mempercepat adopsi AI di sektor layanan publik, kesehatan, pendidikan, pertanian, dan industri.
President dan CEO Nokia, Justin Hotard, menyebut evolusi jaringan masa depan akan ditentukan oleh kemampuan operator mengintegrasikan konektivitas dan kecerdasan digital.
“Bersama Indosat dan NVIDIA, kami membangun jaringan yang mampu memperluas cakupan 5G, mendukung layanan berbasis AI, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan maupun industri,” ujarnya.
Sebagai bagian dari proyek ini, Nokia akan menghadirkan perangkat radio generasi terbaru, sistem baseband, Centralized RAN, serta platform otomatisasi jaringan berbasis AI.
Jaringan 5G pita frekuensi menengah ditargetkan menjangkau sekitar 80 persen jaringan Indosat dalam 3,5 tahun ke depan.
Kolaborasi Nokia, Indosat, dan NVIDIA diharapkan menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi digital nasional sekaligus memperluas akses teknologi AI dan konektivitas bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Redaksi.











