Politik

Ketua Perempuan Bangsa PKB Sul-Sel, Hj Fadilah Fahriana Tegaskan Peran Kader Perempuan Solid Jadi Kunci Kemenangan

×

Ketua Perempuan Bangsa PKB Sul-Sel, Hj Fadilah Fahriana Tegaskan Peran Kader Perempuan Solid Jadi Kunci Kemenangan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar berlangsung penuh semangat konsolidasi dan penguatan solidaritas kader. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Hotel The Rinra Makassar, Minggu (19/04/2026).

Anggota DPRD Provinsi yang juga Ketua Perempuan Bangsa Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB , Hj. Fadilah Fahriana yang akrab disapa Hj. Dhila, menegaskan pentingnya peran kader perempuan dalam memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput. Menurutnya, kader perempuan/Srikandi PKB harus dan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kekompakan dan memperluas basis dukungan masyarakat.

Click Here

“Perempuan di PKB bukan hanya pelengkap, tetapi bagian penting dari kekuatan partai. Kami harus hadir di tengah masyarakat, mendengar, dan menjadi solusi. Soliditas kader, termasuk peran perempuan, menjadi kunci kemenangan PKB ke depan,” ujar Hj. Dhila yang juga Wakil Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Takalar

Ia juga mengapresiasi semangat konsolidasi yang terus dibangun dalam tubuh PKB Sulawesi Selatan. Menurutnya, Muscab menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai sekaligus mengevaluasi langkah-langkah ke depan dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan, Dr. H. Azhar Arsyad, SH., MH dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pengurus di semua tingkatan, mulai dari ranting, PAC hingga DPC sebagai garda terdepan dalam menghadapi pemilu. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa para pengurus kerap terlupakan setelah kemenangan diraih. “Untuk itu, mari kita tetap solid dan terus memperbaiki kelemahan dengan menjaga solidaritas di dalam tubuh PKB,” tegasnya.

Azhar juga menegaskan bahwa PKB memiliki kultur berbeda dibanding partai lain. Ia memastikan bahwa kader yang tergantikan tetap akan dirangkul kembali dalam struktur partai. Bahkan selama dua periode memimpin DPW PKB Sulsel, dirinya mengaku tidak pernah melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD. “Jika ada masalah, mari kita bicarakan bersama. Saya ingin semua kader merasa nyaman berada di rumah besar PKB,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Azhar turut mengapresiasi capaian signifikan PKB di sejumlah daerah. Ia menyebut peningkatan kursi di Kota Makassar dari 1 menjadi 5 kursi, serta Kabupaten Takalar dari 2 menjadi 5 kursi hingga berhasil menduduki kursi Ketua DPRD sebagai bukti kerja keras kader.

Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Dipo Nusantara yang juga Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB, secara resmi membuka kegiatan Muscab.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada solidaritas dan kekompakan kader, serta mengapresiasi kepemimpinan DPW PKB Sulsel yang dinilai sukses membesarkan partai di wilayah ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal Daeng Ical, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Fadilah Fahriana, Ketua DPRD Kabupaten Takalar H. Muhammad Rijal, serta para anggota DPRD dari Makassar, Gowa, dan Takalar. Hadir pula jajaran pengurus DPC, PAC, hingga ranting dari tiga daerah tersebut.

Kegiatan Muscab kemudian dilanjutkan dengan agenda musyawarah cabang di masing-masing daerah, pembacaan AD/ART, serta penyerahan laporan pertanggungjawaban, termasuk dari DPC PKB Kabupaten Takalar sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan organisasi ke depan.

Suherman Tangngaji