TAKALAR,– Sebuah pohon besar tumbang dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga di Dusun Jaranika, Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Kamis (28/05/2025). Kejadian ini juga merusak satu unit sepeda motor milik warga yang tengah diparkir di dekat lokasi.
Tumbangnya pohon tersebut diduga akibat cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir Takalar dalam beberapa hari terakhir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang dialami warga cukup besar dan membutuhkan perhatian segera dari pemerintah.
Tiga warga terdampak yang rumahnya mengalami kerusakan adalah Halimah Dg Kennah, Sampara Dg Sila, dan Dg Ngalle. Mereka saat ini terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat sambil menunggu bantuan dan penanganan dari pihak terkait.
Kepala Desa Banggae, Faisal S.Pd.I yang akrab disapa Daeng Sibali, langsung turun meninjau lokasi kejadian tak lama setelah musibah terjadi. Ia menyampaikan keprihatinannya dan berharap adanya respons cepat dari Pemerintah Daerah Takalar, khususnya dari Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya.
“Harapan saya, semoga pihak Pemda Takalar melalui Dinas Sosial dan dinas terkait bisa segera turun membantu warga kami yang terkena bencana. Mereka sangat membutuhkan bantuan untuk memperbaiki rumah yang rusak dan memenuhi kebutuhan dasar sementara waktu,” ujar Daeng Sibali.
Kades juga mengucapkan terimakasih kepada Tim Damkar Takalar yang telah banyak membantu warga kami dalam memangkas, mengangkat batang dan ranting pohon hingga bersih .walaupun Tim Damkar bukan tugas Utamanya tapi kami Pemerintah Desa Banggae sangat mengapresiasi kinerja mereka dan menjadi nilai Ibadah dari ALLAH SWT. Ucap” Kades Banggae
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta segera melapor kepada pemerintah desa jika menemukan pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang di sekitar pemukiman.
Warga bersama aparat desa saat ini tengah bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Sementara itu, pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup Takalar untuk penanganan lanjutan.
Suherman Tangngaji











