MANGGARAI BARAT, SEKILASINDO. COM-
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Manggarai Barat kerahkan sebanyak rata – rata 150 orang tenaga kerja harian untuk menyortir Surat Suara Pemilu 2019 setiap harinya. Mereka terdiri dari wanita dan lelaki baik orang tua pun remaja.
Demikian disampaikan oleh Kasubag Logistik Benediktus Bagung kepada media siang ini, Rabu (27/03/2019).
Bahkan ujar Bene Bagung, jumlah pekerja bisa mencapai 300-an orang per harinya.
” Misalnya hari ini ada sebanyak 245 orang bahkan kemarin (Selasa,26/03) hampir 300 orang pekerja “, ujarnya.
Terkait target waktu penyelesaian penyortiran surat suara ini, Kasubag Bene Bagung mengaku belum bisa memastikannya. Faktor cuaca, sangat mempengaruhi kelancaran kerja mereka.
” Kalau hujan angin, air hujan merembes masuk melalui atap bubungan ke dalam ruangan GOR ini. Kondisi ini tidak bagus “, terangnya.
Karenanya, mengantisipasi keadaan seperti itu, solusi yang kerap dilakukan adalah menyingkirkan pekerjaan ke tepian ruangan GOR. Meski upaya ini justru menghambat laju pekerjaan penyortiran ini; ujar Benediktus Bagung, Kasubag Logistik.
Sementara itu Maria M. Harsin dan Fransiska Ani, tenaga HOK mengungkapkan kondisi harian penyortiran ini.
” Kami mulai masuk kerja harus tepat jam 08.00 pagi. Dan pulang jam 4.00 sore hari. Kami selalu diabsen pas masuk dan pulang kerja “, ujar Maria M. Harsin.
Wanita paruh bayah asal Cowang Dereng ini bertutur pula bahwa setiap hari mereka bekerja secara berkelompok. Dengan anggota rata – rata per kelompok sebanyak 5 orang, mereka mampu menyortir sebanyak 5 sampai 7 dos per harinya.
Soal upah, Fransiska Ani katakan bahwa upah yang mereka terima, intinya, sesuai kesepakatan dengan panitia. Termasuk cara pembayarannya.
” Kami akan terima bayaran kami di saat terakhir, setelah pekerjaan penyortiran ini selesai semuanya. Ini berdasarkan kesepakatan bersama kami “, pungkas Fransiska Ani.(Red)











