Sekilasindonesia.id ||PASANGKAYU – Dinas Lingkungan (DLH) Kabupaten Pasangkayu terkendala kekurangan petugas kebersihan, kendaraan (armada), dan sarana bak kontainer sampah sudah banyak rusak (kropos), Kamis (16/6/2022).
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3), Aswan Azis mengatakan, saat ini kami melakukan tindakan penanganan pengelolaan sampah, mengacuh pada Peraturan Pemerintah nomor 81 tahun 2012, itu wajib untuk dikelola, agar efeknya bisa meraih Adipura, dan bukan mengejar namanya (Adipura-red) tersebut.
”Fokus terhadap kebersihan lingkungan serta pengelolaan persampahan, jika itu terkelola dengan baik, tentunya akan ada efek manfaat dalam (pengelolaan-red) tersebut, dan kiranya bisa meraih Adipura,”ucapnya.
Menurutnya, kami terkendala di tenaga kebersihan, dimana saat ini hanya 98 orang petugas, sementara untuk anggota pembersihan saluran (drainase) belum ada, dan itu sudah sering di sorot dalam pemberitaan teman-teman media on line.
“Jadi, 98 tersebut masing-masing sudah ada bagiannya, seperti 2 orang petugas khusus penyapu, pengelolan taman, pengangkut sampah, (petugas -red) Tempat Pemprosesan Akhir (TPA), dan lainnya,”terang Aswan.
Aswan sampaikan, ketika Pemerintah Daerah (Pemda) Pasangkayu menambah jumlah petugas, saya kira itu akan memaksimalkan dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
DLH dibidang persampahan ini kekurangan armada, dan juga sarana kontainer bak sampah, dimana ada 5 yang rusak, sedangkan 6 (kontainer-red) lainnya tiap 3 bulan kita perbaiki (tempel) karena sudah kropos.
“Kendaraan pengangkut sampah Roda 3 (R3) sudah ada yang rusak, tidak layak pakai, sementara mobil R4 sering di perbaiki (servis). Jadi, kebutuhan mendesak kita yaitu permintaan penambahan petugas, kontainer serta (kendaraan-red), semoga sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD dan mencukupi,”ucapnya.
Lanjut Aswan, kita sudah kordinasikan ke Pj Sekda dan Bappeda, mudah-mudahan ada jawaban atau solusi jalan keluarnya dalam menangani kendala di DLH.
Ini juga visi misi Bupati Pasangkayu, terkait ketahanan kebersihan lingkungan berkelanjutan, maka kami di DLH akan menangani secara serius yang menjadi tanggungjawab kita untuk ditingkatakan.
“Permintaan petugas sekitar 200 orang, sedangkan kendaraan itu kami butuhkan dumtruk mini agar dapat mencakup lorong-lorong ke rumah warga,”tuturnya. (Roy Mustari)











