Daerah

Dewan Pembina GAM Diduga Diserang Oknum Anggota DPRD Lutim, Panglima GAM Geram

×

Dewan Pembina GAM Diduga Diserang Oknum Anggota DPRD Lutim, Panglima GAM Geram

Sebarkan artikel ini

LUWU TIMUR – Penganiayaan diduga terkadi kepada salah seorang pengawas SPBU yang juga merupakan kader Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM),yang berada di Wasuponda, dimana dilakukan oleh sopir wakil ketua II DPRD Luwu Timur H. Usman Sadik, S.Sos.

Kejadiannya bermula saat H. Usman Sadik dan Sopirnya singgah ke SPBU untuk melalukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite emergency, namun SPBU belum menyediakan Pertalite emergency karena masih dalam tahapan pengurusan izin.

Click Here

Tapi H. Usman Sadik tidak menerima alasan apapun dari pihak SPBU dan bahkan akan menutup SPBU.

Tak hanya itu, H. Usman Sadik juga melakukan dugaan tindakan penyerangan kepada Pengawas SPBU tersebut, namun pengawas SPBU tersebut masih sempat menghindarinya. Tapi tiba-tiba datang si sopir H. Usman Sadik yang keluar dari mobil ikut melalukan dugaan penganiyaan, dan menendang pengawas SPBU tersebut, yang mengenai bagian lengan kiri atas atas dan bagian kakinya.

Panglima GAM, Muh. Aswan mengatakan “korban pemukulan tersebut adalah salah satu Dewan Pembina GAM tentu Saya selaku Panglima GAM sangat mengecam tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Luwu Timur”.

Lanjutnya, H.Usman Sadik tentu sudah melanggar kode etik Dewan Perwakilan Rakyat, bab II pasal 2 yang dimana,
anggota DPRD dalam setiap tindakannya harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan, ucap panglima GAM.

“Kami dari Komando pusat Gerakan Aktivis Mahasiswa tentu sangat mengecam tindakan premanisme yang dilakukan oleh H.Usman Sidik selaku anggota DPRD Luwu Timur dan kami mendesak agar Badan Kehormatan DPRD Luwu Timur agar menjatuhkan sanksi yang tegas terhadap sikap premanisme yang dipertontonkan didepan publik”, tegasnya.

Ia juga meminta Ashabul kahfi selaku ketua DPW PAN untuk turun langsung mendidik kadernya yang diduga melakukan penyerangan terhadap Pengawas SPBU Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *