Berita

Pengajian Rutin Rabu Malam di Desa Bojonegara, Ustadz H. Mas’udi Ungkap 5 Amalan yang Dirindukan Surga

×

Pengajian Rutin Rabu Malam di Desa Bojonegara, Ustadz H. Mas’udi Ungkap 5 Amalan yang Dirindukan Surga

Sebarkan artikel ini

SEKINDO.id SERANG – Kantor Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, menggelar pengajian rutin setiap Rabu malam Kamis yang dihadiri masyarakat dan kalangan pemuda Desa Bojonegara.

Kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat melalui tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Mas’udi, Rabu (14/10/2026).

Click Here

Dalam pengajian tersebut, Ustadz H. Mas’udi menyampaikan pesan tentang sejumlah amalan yang menjadi jalan kebaikan dan disebut sebagai amalan yang dirindukan surga.

Pesan itu meliputi kebiasaan membaca Al-Qur’an, menjaga lisan dengan perkataan yang baik, memberi makan fakir miskin, menyayangi serta memperhatikan anak yatim, dan menjaga ibadah puasa pada bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya menjadikan pengajian sebagai kegiatan rutin, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Membaca Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang ditekankan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sementara itu, menjaga lisan mengingatkan setiap orang agar berhati-hati dalam berbicara, menghindari perkataan yang menyakiti, serta membiasakan ucapan yang membawa kebaikan.

Selain itu, kepedulian terhadap fakir miskin dan anak yatim menjadi pengingat pentingnya berbagi, menumbuhkan rasa empati, serta membantu sesama yang membutuhkan.

Pesan lainnya adalah menjaga ibadah puasa pada bulan Ramadan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus sarana melatih kesabaran dan pengendalian diri,” Pesan ustadz H. Mas’udi.

Sementara H. Wawan Fauzan, SP Kades Bojonegara menyampaikan pengajian rutin yang diikuti masyarakat dan pemuda ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Desa Bojonegara.

Kehadiran generasi muda juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan dan membangun kehidupan masyarakat yang religius.

“Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk memperbanyak amal saleh, menjaga akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” paparnya.

Bagindo Yakub.