DEPOK – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas hidup balita dan upaya pencegahan stunting, mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Feed-Bed di RW 19 Kampung Lio, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Program ini menggabungkan dua pendekatan utama, yaitu responsive feeding (pemberian makan dengan peka terhadap kebutuhan anak) dan bedtime routine (rutinitas tidur yang sehat), yang keduanya memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan optimal anak.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari implementasi ilmu keperawatan komunitas yang berorientasi pada pencegahan masalah gizi dan peningkatan kesejahteraan anak. Tim mahasiswa FIK UI bersama dosen pembimbing berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki balita, untuk memberikan pelatihan, konsultasi, serta pendampingan berbasis bukti ilmiah. Program ini juga melibatkan kader posyandu setempat guna memperkuat keberlanjutan kegiatan di tingkat komunitas.
Dosen pembimbing lapangan tim pengabdian masyarakat, Dr. Dwi Cahya Rahmadiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Kom, menjelaskan bahwa inovasi Feed-Bed dirancang sebagai solusi praktis dan aplikatif untuk mengatasi permasalahan gizi dan pola tidur yang kurang baik pada anak. “Banyak orang tua belum menyadari bahwa cara memberi makan dan kualitas tidur anak sangat berkaitan dengan tumbuh kembang serta daya tahan tubuh mereka. Melalui Feed-Bed, kami ingin memberikan edukasi yang mudah diterapkan di rumah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Feed-Bed meliputi edukasi interaktif mengenai pemberian makan responsif, pelatihan pembuatan menu sehat seimbang untuk balita, sesi praktik bedtime routine, hingga kegiatan monitoring yang dilakukan bersama kader dan mahasiswa. Para peserta diajak memahami pentingnya merespons tanda lapar dan kenyang anak, memperhatikan suasana makan yang positif, serta menciptakan lingkungan tidur yang tenang, rutin, dan bebas distraksi.
Ketua tim mahasiswa, Azwar sebagai mahasiswa Spesialis Keperawatan Komunitas FIK UI mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat serta menerapkan ilmu yang selama ini dipelajari di kampus.
“Kami belajar untuk lebih peka terhadap kebutuhan keluarga di lapangan. Tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendengarkan pengalaman para ibu agar solusi yang diberikan benar-benar sesuai kondisi mereka,” ujarnya.
Selain berdampak pada masyarakat, kegiatan Feed-Bed juga menjadi sarana pembelajaran transformatif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi terapeutik, asesmen komunitas, dan pemberdayaan keluarga. Pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat mencerminkan semangat tridarma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.
Program ini merupakan bagian dari Hibah Kepedulian Masyarakat (Kepmas) yang didukung oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) Universitas Indonesia. Melalui inisiatif ini, FIK UI terus berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-2, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, dan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya pada kelompok rentan seperti balita.
Masyarakat Kampung Lio menyambut baik kegiatan ini dengan antusias. Para ibu menyampaikan bahwa materi yang diberikan mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat terus diterapkan untuk menjaga kesehatan anak secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan. Banyak ibu di sini yang akhirnya tahu pentingnya pola makan dan tidur bagi anak,” ujar salah satu peserta. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, program Feed-Bed menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa FIK UI dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi sejak usia dini.











