BeritaDaerah

Hari Ke 14 Program TMMD ke-125 Kodim 0623/Cilegon : Komandan Kodim 0623/Cilegon Tinjau Progres Sasaran Fisik di Lokasi Kegiatan

×

Hari Ke 14 Program TMMD ke-125 Kodim 0623/Cilegon : Komandan Kodim 0623/Cilegon Tinjau Progres Sasaran Fisik di Lokasi Kegiatan

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id, || CILEGON – Memasuki minggu kedua dan hari ke-14 pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Komandan Satuan Tugas TMMD Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Miftakhul Khoir, SE, MM., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan.

Dalam peninjauan tersebut, Letkol Miftakhul mengungkapkan bahwa pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer yang menjadi sasaran utama telah mencapai progres sekitar 50 persen.

Click Here

“Jalan ini nantinya akan mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menggunakan kendaraan roda empat, ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ucapnya, Jum’at (09/08/2025).

Selain pembangunan jalan, sejumlah sasaran fisik tambahan juga terus dikebut, diantaranya adalah rehabilitasi satu unit mushola yang telah mencapai 85 persen dan kini memasuki tahap finishing.

Sementara untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dari dua unit yang ditargetkan, satu unit telah selesai 100 persen dan siap dihuni, sementara satu unit lainnya telah mencapai progres 60 persen.

Adapun untuk program jambanisasi, empat unit jamban telah rampung 100 persen dan sudah digunakan oleh masyarakat setempat.

Letkol Miftakhul menekankan bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga membangun semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk turut serta, tidak hanya dalam proses pembangunan, tetapi juga dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Seperti jambanisasi di area umum, kami harap bisa dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program jambanisasi memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan warga, sebelum adanya fasilitas jamban, sebagian masyarakat masih melakukan buang air besar di kebun.

“Kini dengan adanya jamban yang layak, kegiatan MCK menjadi lebih bersih dan sehat, serta ikut menjaga lingkungan,” ujarnya.

Bagindo Yakub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *