Sekilasindonesia.id, || PANGKALPINANG — Pengendara sepeda motor diingatkan untuk tidak memaksakan kendaraan tetap melaju saat ban dalam kondisi kempes. Selain membahayakan keselamatan, tindakan tersebut juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada sepeda motor.
Instruktur Safety Riding PT Asia Surya Perkasa (Main Dealer Honda Bangka Belitung), Hariyansha, menjelaskan bahwa ban kempes dapat mengganggu stabilitas motor, terutama saat bermanuver di tikungan atau melewati jalan rusak.
“Ban kempes itu bukan cuma soal kenyamanan, tapi menyangkut keamanan berkendara,” kata Hariyansha, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, ban yang kekurangan tekanan udara tidak mampu menopang beban secara optimal, sehingga kontrol terhadap kendaraan menurun drastis. Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, bahkan berpotensi menyebabkan velg rusak atau ban pecah di tengah jalan.
“Ban tanpa tekanan cukup bisa merusak velg dan memicu kecelakaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, memaksakan motor tetap berjalan saat ban kempes juga dapat merusak struktur dalam ban secara permanen. Dinding ban bisa retak atau robek, yang berdampak pada meningkatnya biaya perbaikan.
“Daripada ambil risiko dan keluar biaya besar, lebih baik berhenti dan cari tambal ban terdekat,” sarannya.
Sebagai langkah pencegahan, Hariyansha menyarankan agar pengendara rutin memeriksa tekanan angin sebelum berkendara dan segera mengganti ban yang sudah retak atau aus. Gunakan tekanan angin sesuai standar yang dianjurkan pabrikan.
“Kalau terasa ada yang aneh saat berkendara, segera periksa ban. Lebih baik terlambat sebentar daripada celaka,” pungkasnya.(Red)











