Daerah

Tampil sebagai Pembicara Sosialisasi, Oknum Kombes Pol. Nizar Diduga berada Balik Proyek Pembangunan Tambak PT. VIP

×

Tampil sebagai Pembicara Sosialisasi, Oknum Kombes Pol. Nizar Diduga berada Balik Proyek Pembangunan Tambak PT. VIP

Sebarkan artikel ini

BELITIM – Seorang oknum perwira Polisi berpangkat Komisaris Besar diduga berada dibalik proyek pembangunan tambak udang Vanname milik PT. Vaname Inti Perkasa (VIP). Kombes Nizar bahkan dengan seragam polisi sempat tampil langsung dalam sosialisasi yang dilakukan di kantor Desa Mengkubang pada 24 Juni 2025 lalu.

Dalam sebuah rekaman video berdurasi 5.09 detik tersebut, terlihat jelas wajah Kombes Nizar yang lengkap dengan tanda pangkatnya, berbicara di depan warga dengan latar belakang banner bertuliskan “Sosialisasi Pembangunan Tambak Udang Vaname PT VIP.

Click Here

Kombes Pol Nizar sendiri terkesan agresif terhadap Lendra Agustian alias Kacak, wartawan babelterkini.com sekaligus anggota PWI Bangka Belitung. Dalam rekaman layar chating, Kombes Pol Nizar bahkan berupaya menemui Lendra Agustian dengan alasan silaturahmi. Sikap agresif Kombes Pol Nizar ini terlihat dari chating tersebut yang meminta alamat rumah Lendra Agustian. Meski kemudian mengkonfirmasi sendiri alamat kediaman Lendra Agustian.

Dikonfirmasi via telepon, Kombes Pol Nizar mengakui bahwa peran nya dalam proses pembangunan Tambak Udang Vaname milik PT VIP tersebut dalam kapasitas pribadi. Terkait seragam dinas yang digunakannya hanya untuk mengkonfirmasi bahwa statusnya adalah seorang Polisi.

“Jadi keberadaan saya itu atas permintaan pak Heriyanto selaku Dirut PT. VIP. Jadi karena yang dibawa dari Jakarta itu bilang bahwa saya anggota Polisi, jadi diminta pakai seragam Polisi. Karena tidak semua orang tau saya anggota Polisi. Kalau bicara boleh atau tidak, yang tidak boleh ini adalah anggota Polri melakukan kejahatan. Jadi tidak perlu ijin. Dan itu kapasitas saya sebagai pribadi,” terang Kombes Pol NZ.

“Coba tanya Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Sekda, Kepala PU dan Kadis LH, bahwa sebenarnya saat itu segala proses dikondisikan karena sedang dalam pertarungan penentuan apakah investasi Pembangunan Tambak ini di Sumbawa atau di Belitung Timur. Pak Heriyanto (Dirut PT. VIP) mengatakan daerah mana yang duluan keluar PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang-red), maka di situ dia akan berinvestasi,” tambah Kombes Pol Nizar.

Kombes Pol Nizar sendiri diketahui sebagai salah seorang pejabat di Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Berita terbaru, Lendra Agustian alias Kacak mengalami aksi kekerasan yang dilakukan oleh puluhan oknum warga pada Kamis (17/7/25) siang. Lendra Agustian awalnya melakukan peliputan bersama Cahyo, seorang petugas dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Provinsi (KPHP) Belantu, Provinsi Babel.

Hasil dari pengecekan tersebut, dipastikan bahwa sebagian kawasan rencana pembangunan tambak udang Vannamei tersebut masuk dalam kawasan Hutan Lindung Pantai (HLP). Namun usai pengecekan, Lendra bersama 2 rekan wartawan lainnya ternyata sudah ditunggu di tempat mobil terparkir.

Setelah sempat cekcok dengan beberapa orang yang menunggu, akhirnya Lendra Agustian dan 2 rekan wartawan lainnya tersebut di keroyok hingga babak mengalami memar dan lebam di wajah. Perkara ini sendiri telah dilaporkan kepada pihak Polres Belitung Timur. Pasalnya Lendra Agustian dan 2 rekan wartawan lainnya sedang dalam status melakukan peliputan berita.

Terpisah, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol. Hendro Pandowo, belum menjawab konfirmasi terkait kejadian pengeroyokan terhadap wartawan anggota PWI tersebut.(red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *