Sekilasindonesia.id, || PANGKALPINANG — Pengendara sepeda motor diimbau lebih waspada terhadap kondisi suspensi atau shockbreaker, khususnya yang mengalami kebocoran.
Komponen ini berperan penting dalam menjaga stabilitas, kenyamanan, dan keselamatan berkendara, terutama di jalan bergelombang atau berlubang.
Instruktur Safety Riding PT Asia Surya Perkasa (ASP), main dealer Honda wilayah Bangka Belitung, Hariyansha, menjelaskan bahwa suspensi yang bocor dapat mengurangi kemampuan kendaraan meredam getaran.
Akibatnya, motor sulit dikendalikan dan berisiko menyebabkan kecelakaan.
“Jika suspensi bocor, kemampuan motor meredam getaran hilang. Motor jadi sulit dikendalikan dan berisiko menyebabkan kecelakaan,” ujar Hariyansha, Senin (23/06/2025).
Ia menyebut beberapa ciri kerusakan, seperti munculnya oli di batang shockbreaker, motor terasa menghentak atau memantul berlebihan, serta berkurangnya kenyamanan dan kontrol saat mengemudi.
Lebih lanjut, suspensi yang tidak berfungsi optimal juga dapat menurunkan traksi ban, terutama di permukaan jalan tidak rata. “Motor bisa tergelincir saat menikung atau mengerem mendadak. Ini sangat berbahaya,” katanya.
Selain itu, kebocoran oli suspensi juga berpotensi mencemari bagian penting lain seperti rem dan roda. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu kecelakaan fatal.
“Segera periksa ke bengkel jika ada tanda kebocoran. Jangan tunggu rusak,” tegas Hariyansha.
PT ASP Honda Bangka Belitung terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengecekan rutin di bengkel resmi, termasuk memeriksa kondisi suspensi secara berkala.
“Suspensi memang tidak terlihat, tapi sangat menentukan keselamatan. Pastikan motor selalu dalam kondisi prima,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari edukasi keselamatan, Honda juga menggencarkan kampanye #Cari_Aman untuk mengingatkan pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan.
Redaksi.











