TAKALAR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gaukang XXI berlangsung semarak dengan penampilan istimewa dari Sanggar Seni Akkarena Amas Madani. Acara yang digelar dengan pementasan teater berjudul “Imanindori Karaeng Tojeng: Karaeng Galesong Sang Penakluk Mataram” ini mengusung tema budaya lokal Bugis-Makassar, “Boyai RI Kalongkong Tama’ge’noa Ilalangmi Antu Sikedde’ka Namalakbang”.
Usai menghadiri Grand Final Duta Wisata Takalar di Islamic Center, Anggota DPR-RI Fraksi NasDem, H. Achmad Daeng Sere, S.Sos.M.A.P bersama Bupati Takalar, Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye, M.M., langsung menuju lokasi acara di Ballak Appaka Sulapa’, tepatnya depan Rujab Bupati Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattalassang, untuk memberikan dukungan langsung kepada para pemuda yang terlibat dalam pertunjukan budaya tersebut, Sabtu, 24/05/2025, malam
Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya menghadiri acara karena harus menyelesaikan agenda sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama H. Achmad Daeng Sere merupakan bentuk perhatian dan apresiasi atas inisiatif para pemuda dalam mengangkat dan melestarikan kebudayaan lokal di Kabupaten Takalar dan Kegiatan ini sangat positif, karena memperkenalkan kembali sejarah dan kebudayaan Takalar kepada generasi muda. Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung segala bentuk aktivitas seni dan budaya yang tumbuh dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda,” ujar Bupati Takalar
Sementara itu, H.Achmad Daeng Sere turut mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan oleh Sanggar Seni Akkarena Amas Madani. Menurutnya, pertunjukan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah lokal yang sangat penting untuk diketahui masyarakat luas, terutama generasi milenial.
“Saya bangga melihat semangat anak-anak muda Takalar yang terus berinovasi di bidang seni dan budaya. Ini menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap jati diri daerahnya,” kata H. Achmad Se’re, yang juga berjanji akan terus memberi dukungan terhadap kegiatan serupa di masa mendatang.
Perayaan HUT Gaukang XXI ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya tetap hidup di tengah masyarakat Takalar. Dengan dukungan dari para pemangku kebijakan, diharapkan sanggar seni seperti Akkarena Amas Madani terus tumbuh dan menjadi garda terdepan pelestarian budaya lokal.
Suherman Tangngaji











