DaerahLampung Timur

Diduga Lalai, Proyek Irigasi di Taman Cari Lampung, Tanpa Besi Cor, Polybag dan Plang Proyek

×

Diduga Lalai, Proyek Irigasi di Taman Cari Lampung, Tanpa Besi Cor, Polybag dan Plang Proyek

Sebarkan artikel ini

Sekilas Indonesia | LAMPUNG TIMUR

Vendor pelaksana proyek rehabilitasi saluran primer irigasi besar, yang terletak di desa Taman Cari Lampung diduga lalai. Proyek milik Balai Besar Sumber Daya Air Provinsi Lampung tersebut, tak hanya minus plang proyek, namun teknis pengerjaan pun terdapat kejanggalan.

Click Here

Salah satunya soal proses pengecoran yang tak menggunakan polybag dan tanpa tulang besi. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi proyek pada Selasa (9/8/23) siang, terlihat proses pengecoran dari truk mixer, yang langsung ditumpahkan pada media dengan genangan air.

Tak terlihat alas polybag atau pun besi cor dalam proses pengerjaan yang terpantau. Kepada wartawan, Andi yang mengaku selaku kontraktor rekanan, berdalih bahwa proses yang dilakukannya merupakan proses awal sebagai pembersihan lahan. Menurutnya, pada tahap selanjutnya pengecoran baru akan menggunakan besi cor.

“Ya pak, saya jelaskan dulu ya, jangan tembak menembak kita. Jadi urutan kerjanya, tahapan awalnya adalah pembersihan lahan. Setelah pengecoran dasar tersebut, maka akan di-cor kembali. Dalam proses pengecoran kedua ini nanti baru kita gunakan besi,” kilah Andi menjawab pertanyaan sejumlah wartawan di lokasi proyek pada Selasa (9/23/8) siang.

Terpisah, salah seorang tokoh warga di kawasan pembangunan proyek mengatakan bahwa proses yang dilakukan dirasa aneh. Karena harus dilakukan proses berulang-ulang. Menurut sumber yang tak ingin disebutkan namanya tersebut, dirinya dan warga akan ikut bersama mengawasi jalannya pekerjaan yang menelan dana puluhan miliyar Rupiah tersebut.

“Kalau saya sih simple aja, kenapa harus dua, tiga kali kerja sekalian aja kalau mau pake besi. Kalau nanti-nanti sih saya khawatirnya lupa. Karena saya liat pekerjaan ini banyak memang tahapannya. Bagusnya selesaikan dan bereskan tahapan dasar dulu secara total baru gak akan lupa kalau harus di cor dulu. Saya juga melihat dalam tahapan pengecoran awal ini, kok tak ada media polybag sebagai tilaman dasar cor. Tilaman itu kan supaya cairan betonnya tetap utuh tak bercampur dengan air lagi,” ujarnya.

“Baik lah, untuk masyarakat dan untuk kwalitas pekerjaan kami akan bantu pantau pelaksanan pengerjaan proyek ini,” tegas sumber ini.(Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *