Sekilasindonesia.id, || BANGKA SELATAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Eddy Supriadi meminta para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bangka Selatan agar dapat memanfaatkan disrupsi digital.
Menurut Eddy, melalui disrupsi digital akan memformat ulang bagi industri dan ekonomi. Hal tersebut sebagai peluang untuk dapat bersaing bagi para pelaku UKM di Bangka Selatan.
Demikian disampaikan Eddy dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan pelatihan peningkatan pemahaman, pengetahuan usaha mikro di gedung seni budaya SMA Muhammadiyah Toboali, Senin (3/7/23).
“Pembangunan ekonomi melalui pemodalan bagi usaha mikro kecil dapat mempengaruhi sektor ekonomi lainnya. Salah satunya diantaranya dapat menjadi perkembangan UKM bagi masyarakat Bangka Selatan,” kata Eddy.
Eddy menjelaskan, di era digitalisasi dan modern ini, para pelaku UKM harus bisa memanfaatkan teknologi dalam menghadapi situasi, kondisi dan tantangan, agar kedepannya pelaku UKM tetap menjalankan usahanya.
“Salah satu penompang dalam menjalankan usaha adalah dengan mengikuti pelatihan kewirausahaan yang merupakan sarana menambah pengetahuan dalam mempromosikan usaha, serta strategi untuk menjalankan usaha,” jelasnya.
Ia berharap, melalui pelatihan kewirausahaan ini para pelaku UKM dapat mengapresiasikan dalam menjalankan usaha yang berbasis teknologi penggunaan e-commerce dan sosial media.
Sehingga dapat mendorong pemasaran yang berdampak dengan meningkatnya pendapatnya yang berkesinambungan.
“Sudah menjadi keharusan bagi pelaku UKM untuk teknologi khususnya digital. Dengan yang menguasai seluk beluk teknologi digital, optimistis Bangka Selatan akan semakin mampu bersaing dalam percaturan ekonomi yang baru,” tuturnya. (***)











