Sekilasindonesia.id, || Jeneponto – Kepolisian Resor Jeneponto memperketat penjagaan di pintu keluar masuk Markas Besar Mako Polres Jeneponto, pasca insiden aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung Polda Jawa barat pada rabu 7 desember 2022 kemarin.
Selain di Mapolres,penjagaan ketat juga dilakukan di pintu masuk baik siang dan malam hari di enam Polsek jajaran Polres Jeneponto Polda Sulsel.
Kapolres Jeneponto AKBP Andi Erma Suryono, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Aipda Sulfikar mengatakan, penjagaaan dilakukan dengan menempatkan sejumlah personel bersenjata lengkap,serta mengenakan rompi anti peluru di pos penjagaan dan gerbang pintu masuk mapolres.
“Dengan metal detector personil memeriksa,satu persatu tamu yang datang,termasuk kendaraan roda dua dan roda empat,petugas juga mewaspadai setiap pergerakan pengunjung yang keluar masuk mako,” ujar Kasubsi Penmas melalui Pesan Rilis Whatsappnya, (10/12/2022).
Lanjut dikatakanya, pengunjung yang membawa tas dan menggunakan jaket turut diperiksa termasuk kendaraan yang keluar maupun yang memasuki area Mapolres Jeneponto, tak hanya disiang hari tapi juga malam hari hal ini dilakukan guna mengantisipasi aksi terorisme dan gangguan lamtibmas lainnya di wilayah hukum polres jeneponto.
“Hal tersebut dilakukan,sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi,seperti masuknya pelaku kejahatan yang salah satunya ancaman teror ataupun lainnya yang menyasar anggota kepolisian,yang sementara bertugas,” tandasnya.
Ia menyampaikan, kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jeneponto mari kita bersama-sama selalu mewaspadai setiap potensi dan ancaman kejahatan termasuk terorisme,laporkan kepada pihak berwajib apabila mendapati hal-hal yang mencurigakan disekitar kita.
Penulis: Firmansyah











