MUNA BARAT, SEKILASINDONESIA.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Tenggara mengelar sosialisasi dan pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Kabupaten Muna Barat (Mubar) di Balai Desa Lalemba, Rabu (19/10/2022). Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mubar sebagai Mediator Kegiatan.
Berdasarkan Peraturan Menteri PPA-RI, Nomor 2 tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sebagai dasar pembentukan Forum PUSPA.
“PUSPA ini merupakan program Kementrian PPPA-RI, dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Sosialisasi dan Pembentukan PUSPA di Kabupaten Muna Barat penting sebagai bentuk koordinasi antar dinas, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan juga media. Untuk membangun Muna Barat yang lebih baik,” kata Kepala Dinas P3AP2KB Sultra, Dra. Andi Tenri Rawe Silondae, MM saat ditemui di Balai Desa Latompe.
Ia menambahkan, kunci utama dalam pembentukan PUSPA adalah Sinergitas.
“Forum PUSPA dibentuk untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mensejahterakan perempuan dan anak. Yang bertujuan untuk mendorong upaya perwujudan Kesetaraan Gender, Perlindungan Hak Perempuan, pemenuhan hak anak, dan perlindungan khusus anak,” tambahnya.
Perlu diketahui kata Andi Tenri Rawe Silondae, untuk sementara jumluh Forum PUSPA yang ada dan dibentuk sudah 7 Kabupaten/Kota dari 17 Kabupaten/Kota di Sultra. “Baru ada 7 yang ada dan membentuk Forum PUSPA di Sultra. Hari ini dua tambahan dua Kabupaten yakni Muna dan Muna Barat. Dan rencana akan tuntas terbentuk 17 Forum PUSPA di Sultra tahun depan. Jadi saya berharap Kabupaten yang sudah dibentuk Forum PUSPAnya segera melakukan langkah-langkah dan program kerja,” ujarnya.
Andi Tenri Rawe Silondae, MM, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman anggota Forum PUSPA tentang kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan dan pemenuhan hak anak.
“Saya harapkan kiranya forum PUSPA Muna Barat juga mampu dan trampil untuk dapat melakukan pencegahan dan penanganan masalah perempuan dan anak,” tuturnya.
Puluhan peserta hadir pada kegiatan tersebut sebagai perwakilan dari berbagai Dinas P3A Mubar, akademisi, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan perwakilan media.
Penulis: LM Sacriel











