PANDEGLANG – Kecamatan Puskesmas jiput pencanangan pembiasaan minum tablet tambah darah (fe) pada Siswi SMP dan SMA untuk mewujudkan bebas stunting. Kegiatan ini di laksanaka di Sekolah SMPN 1 Jiput Selasa (03/03/2020).
Sekmat Jiput Muhtar mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan lintas sektor yang dilakukan oleh puskesmas jiput yang berada di lingkungan Kecamatan Jiput.
“Tujuannya untuk mencegah angka stunting di wilayah Jiput. Sehingga angka stunting di tahun yang akan datang sudah tidak ada lagi. Dengan sasaran peserta remaja putri dari SMP, SMA, yang ada di jiput,” ujar Muhtar.
Muhtar berharap, ke depannya Kecamatan Jiput dapat terbebaskan dari angka stunting, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Nining, Kepala Puskesmas Jiput mengatakan selain untuk mencegah stunting, kegiatan ini juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas dari remaja putri sebagai calon ibu. Sebab, suplemen gizi yang diberikan mengandung zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia.
“Karena kita tidak ingin remaja putri Jiput melahirkan anak dengan kondisi stunting yang disebabkan oleh kondisi ibu penderita anemia sehingga anak yang dilahirkan memiliki berat badan lahir rendah (BBLR),” ungkap Nining.
“Sementara ini, diketahui jumlah angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Jiput ada 4,” imbuhnya.
Echa pelaksana program Giji menambahkan, pemberian tablet tambah darah ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan setiap hari Selasa di sekolah-sekolah. Dengan kontrol langsung dari puskesmas.
“Hari ini kegiatanya serentak minum tablet tambah darah se provinsi Banten untuk remaja putri DMP, SMA atau sederajat semua sekolah di kecamatan Jiput, ini salah satu program dari provinsi untuk cegah staunting salah satunya minum tablet tambah darah agar menjadi pemutus rantai terjadinya stunting mulai dari remaja putri,” jelas Echa.
Reporter: Ade M











