MUNA BARAT – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah memasuki fase tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Tidak terkecuali dengan para pekerja kontrak/tenaga honorer yang mengabdikan dirinya pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Direktur RSUD Mubar, dr. Syahril Fitrah mengatakan, kurang lebih dua puluh orang honorernya ikut mengadu nasib untuk berjuang lolos sebagai CPNS tahun ini. Senin (10/02/2020).
“Jadi mereka yang tes seleksi CPNS tahun ini berjumlah sekitar 20 orang, rata-rata mereka mengambil formasi di RSUD Mubar itu sendiri”, terang Dr. Syahril pada wartawan Sekilasindonesia.id.
Saat disinggung mengenai pelayanan kesehatan RSUD Mubar di tengah puluhan stafnya mengikuti tes CPNS, dr. Syahril mengaku tetap akan berjalan maksimal seperti biasanya.
Ia mengatakan bahwa, tugas para honorer yang akan ikut tes CPNS tersebut akan digantikan dengan para PNS dan CPNS yang lulus tahun lalu.
“Alhamdulillah staf RSUD Mubar saat ini sudah cukup memadai, jadi honorer yang akan ikut tes CPNS nanti akan diganti dengan staf yang sudah PNS untuk sementara waktu. Saya juga mengarahkan kepada mereka apabila sudah melakukan tes tidak perlu berlama-lama lagi dan segera kembali ke Mubar untuk bertugas kembali,” terangnya.
dr. Syahril juga berharap kepada stafnya yang akan mengikuti tes seleksi CPNS tahun ini agar semuanya berjalan lancar.
“Semoga semuanya berjalan lancar tanpa kendala apapun dan semoga mereka yang berjuang menjadi CPNS agar segera diloloskan,” tutup dr. Syahril.
Reporter: Deddy











