Daerah

Desa Malingping Selatan Gelar Pengajian Tingkat Kecamatan Sekaligus Peresmian Kantor Desa

×

Desa Malingping Selatan Gelar Pengajian Tingkat Kecamatan Sekaligus Peresmian Kantor Desa

Sebarkan artikel ini

LEBAK, SEKILASINDO.COM — Desa Malingping Selatan menggelar pengajian tingkat kecamatan sekaligus meresmikan gedung kantor desa Malingping Selatan di Kampung Baru Sapongkel, Rabu (02/10/19).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat baru dan Kapolsek baru Kecamatan Malingping, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), Ketua MUI, para UPT dan Kades serta kader Posyandu dan PKK se Kecamatan Malingping.

Click Here
Aceng Junaedi, Kades Malingping Selatan saat meresmikan gedung kantor desa Malingping Selatan di Kampung Baru Sapongkel, Rabu (02/10/19).

Aceng Junaedi, Kades Malingping Selatan tidak menduga kegiatan akan ramai dan meriah oleh pengunjung. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, ulama, birokrasi dan stakeholder terkait. Dirinya juga merasa bangga, karena dari 14 desa yang berada di Kecamatan Malingping, hanya gedung kantor Desa Malingping Selatan yang diresmikan oleh Camat, Kapolsek dan stakeholder terkait.

Ketua FSPP Kecamatan Malingping, dalam sambutannya meminta agar pengajian rutin bulanan tingkat kecamatan terus dilaksanakan, walaupun merupakan ide dari camat sebelumnya. Pihaknya pun memohon bantuan kepada seluruh stakeholder terkait, agar mendapatkan mobil untuk transportasi soundsystem dan auning.

“Kami harap pengajian rutin bulanan tingkat kecamatan terus dilaksanakan, dan kami pun mohon dibantu oleh semuanya, kalau bisa ada bantuan mobil, ya kami dapat bantuan soundsystem dan auning yang sekarang dapat bapak-ibu lihat, tapi kan untuk bawanya kami tidak punya transportasi,” ujarnya sambil tersenyum.

Sedangkan Camat Kecamatan Malingping, dalam sambutannya sempat menyinggung kepada Kades yang tidak hadir dalam pengajian.

“Saya lahir di Malingping Selatan, pengajian ini bagus sebagai ajang untuk bertemu dengan para tokoh, saya juga minta Kades yang tidak datang agar dicatat untuk di evaluasi pada rapat dinas,” tukasnya.

Berbeda dengan Kapolsek baru Kompol Budi Warsa, dirinya meminta dukungan dan bantuan dari para ulama, tokoh dan masyarakat, untuk sama-sama menjaga kondusifitas wilayah.

“Saya harap diterima dan didukung sebagai warga baru, agar koordinasi jika terjadi konflik, mohon kepada ulama/kyai agar dapat membantu, karena biasanya fatwa ulama kyai di dengar oleh masyarakat
Jika ada masalah silahkan hubungi, karena tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan,” katanya. (Cex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *