BANGKA INDUK – Kejadian Kecelakaan Laut (Lakalaut) yang menimpa Jalil ( 50 ) Yang merupakan warga nelayan asal Sungailiat di perairan laut matras hari ini telah di evakuasi oleh tim SAR Gabungan, Kamis, (18/02/2021 ).
Berdasarkan Informasi yang diperoleh dari salahsatu nelayan yang merupakan rekan korban, pada saat melakukan aktivitas mencari ikan di laut Matras Sungailiat Kabupaten Bangka Induk, Kepulauan Bangka Belitung.
Diketahui, awal mula kejadian ini informasi dari Dedi masyarakat setempat, mereka berangkat melakukan aktivitas melaut dimulai dari pukul 15.30 WiB, mereka memaksakan diri untuk berangkat melaut dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari – hari.
Sudah hampir dua bulan ini mereka tidak bisa melakukan aktivitas melaut dikarenakan cuaca laut kurang bersahabat dan extrem.
“Biasanya mereka melakukan perjalanan melaut dari bibir pantai laut matras selalu bersama – sama, dan sesampai dilautpun mereka biasanya tidak pernah berjauhan kalau cuaca kurang membaik, namun entah kenapa mungkin ini sudah takdir Jalil (50) yang terpisah dengan jarak yang sangat jauh dari pantauan rekan – rekannya sehingga tidak dapat terpantau lagi,” terang Dedi masyarakat setempat.
Lanjut Dedi, pada saat mereka pulang dan merapat pada bibir pantai matras dengan bersamaan, mereka mengkroscek siapapun yang berangkat dan pulang, “Dan hari ini mereka merasa ada satu rekan mereka yang belum pulang, mereka langsung melakukan pencarian bersama – sama, dan meminta pertolongan kepada Tim SAR dan Gabungan,” tambah Dedi.
Pencarian pun terus dilakukan, hingga ditemukan korban di perairan pantai Rebo pada pukul 09.30 WIB dalam keadaaan sudah tidak bernyawa lagi. Korban langsung dibawa ke tepi pantai Matras dimana tempat biasa mereka bersandar.
Tangisan keluarga korban histeris menyambut kedatangan korban Lakalaut di perairan laut Matras.
Terpisah, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi, Mikron mengatakan, “Dihimbau kepada seluruh nelayan yang ada di pantai matras agar tetap selalu waspada dalam melakukan aktivitas melaut nya dikarenakan cuaca saat ini kurang baik, kalau bisa tunda ditunda dulu Jagan Sampai hal ini terjadi pada rekan – rekan yang lainnya,” tutupnya.
Reporter : Budi.











