JENEPONTO – Hari Kedua Pencarian Korban yang tenggelam di Pantai Arpal Desa Arungkeke Palantikan Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditemukan sudah mengapung dalam keadaan meninggal.
Dimana, korban nelayan bernama Sampara (47), dilaporkan tenggelam dan terbawa arus pada Kamis 21 Januari 2021 Kemarin. Korban ditemukan oleh tim gabungan SAR, BPBD, dan warga setempat.
Melalui, Kasi Kedarutan BPBD Jeneponto, Mus Muliadi mengatakan, korban sudah ditemukan dalam keadaan mengapung sudah meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian sekitar 2 Mil dari bibir pantai.
“Sekitar pukul 16.30 Wita Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan mengapung sudah meninggal dunia tidak jauh dari bibir pantai,” ujarnya kepada media, Jumat (22/1/2021).
Setelah berhasil ditemukan oleh petugas gabungan, jenazah korban pun kemudian dibawa menggunakan perahu karet ke ketepian pelabuhan.
“Jenazah pun sudah kita evakuasi ke rumah duka,” Pungkasnya.
Sebelumnya, Korban Sampara memeriksa tanaman rumput lautnya, namun perahu miliknya ditemukan oleh nelayan pada Kamis 21-1-2021. Kemarin.
Kasubag Humas polres Jeneponto Akp Syahrul, mengatakan sekitar Pukul 07.30 Wita sampara menuju Laut untuk memeriksa tanaman rumput lautnya. Namun perahu miliknya ditemukan oleh nelayan dalam keadaan kosong yang diserahkan kepada Langka, kemudian perahu dibawah ke Arpal. Diperkirakan tenggelam karna korban tidak ada dilokasi rumput laut.
“Bahwa korban (sampara) diduga terjatuh dari perahunya dan Tenggelam disekitar lokasi rumput Lautnya. Sehingga Perahunya terhanyut ke pesisir pantai Petang,” Jelas Akp Syahrul kepada media lewat pesat Whatsapp.
(Firmansyah)











