LEBAK – “Mengingat banten selatan berpotensi rawan bencana saya kira pemerintah pusat sudah saatnya membentuk satker BPBD hal ini diperlukan agar tidak tergantung pada pemerintah daerah jadi bukan BPBD dibawah naungan Kabupaten atau provinsi tapi langsung satuan kerja sifatnya dibawah BPBD Pusat”.
Demikian dikatakan Musa Weliansyah, Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Fraksi PPP, saat dikonfirmasi melalui komunikasi WhatsApp, Selasa, (02/11/2020).
Menurutnya, potensi sunami hingga 20 m yang sudah digembor gemborkan ini ancaman yang serius dan perlu perhatian khusus dari pemerintah bukan hanya persiapan penangulangan pasca trjadinya bencana.
“Tapi harus ada sosialisasi dan pendampingan yang intens terhadap ribuan warga masyarakat yang tempat tinggalnya dipingir pantai dan saat ini tidak sedikit warga yg ketakutan bahkan sudah ada ngontrak ke pemukiman yg lebih tingi akibat khawatir terjadi tsunami,” terang Musa.
Berdasarkan informasi dan pantauan yang ia dapat, Musa menuturkan, dibeberapa kampung pinggir pantai, masyarakat sudah mulai waspada mereka ronda disetiap malam untuk memastikan kondisi air laut.
“Ini bukti terjadinya kekhawatiran pasca adanya pengumuman bahwa banten selatan terutama kecamatan malingping, wanasalam, cihara, panggarangan dan bayah berpotensi tsunami,” tuturnya.
Tak hanya itu, lanjut Musa, kini masyarakat Banten Selatan dihadapkan dengan banjir dadakan yang disebabkan curah hujan yang tinggi, belakangan ini.
“Sudah banyak yang kebanjiran akibat curah hujan tinggi, potensi banjir besar bisa saja terjadi merendam ribuan rumah apabila terjadi rob atau naiknya air laut sementara curah hujan tinggi, ini sangat menghawatirkan karena bisa saja peristiwa 44 th yang lalu terjadi meluapnya sungai cibinuangeun, cilangkap dan lain lain akibat naiknya air laut yang mengakibatkan air sungai tersendat dan meluap.
“Untuk itu saya berharap agar banten selatan menjadi prioritas pemerintah pusat, bukan hanya perwakilan BPBD tapi kesiapan pelayanan kesehatan harus jadi agenda juga, ketersediaan alkes, kesiapan tenaga medis, dan lain-lain,” tandasnya.
Reporter : Usep.











