Daerah

Pembangunan Ponpes Al-Kallam Butuh Bantuan Pemerintah

×

Pembangunan Ponpes Al-Kallam Butuh Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG – Dari tahun ke tahun jumlah santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-kallam Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang terus bertambah, Peningkatan jumlah santri yang terus bertambah tersebut membuat Pengasuh ponpes terus menambah bangunan kobong agar santri nyaman sehat betah tinggal di ponpes Al-kallam, namun sayang upaya kiyai dalam pembangunan masih minim perhatian dari Pemerintah.

Karenanya, Pimpinan Pondok Pesantren berharap, adanya perhatian dari pemerintah terhadap pembangunan pondok pesantren tersebut lantaran saat ini Pembangunan gedung Ponpes untuk kobong santri Masih hasil pribadi dari Pertanian Pengasuh pondok pesantren Al-kallam Kiyai Arpan.

Click Here

“Bangunan Pondok Pesantren yang sedang di bangun ini membutuhkan biaya kurang lebih 900 juta kalu dengan pembelian tanah di perkirakan menghabiskan biaya 1.5 milyar insyaallah semuanya dari hasil pertanian pribadi belum ada bantuan dari pemerintah, masih banyak membutuhkan biaya, kalau Santri di sini ada 200 orang insya allah semuanya saya yang membiayai makan sehari-hari karena Santri di sini kebanyakan yatim piatu berekonomi lemah, kalau ada yang ingin mesantren datang aja ke sini terutama yatim piatu gak usah memikirkan biaya,” kiyai Arpan, Senin, (28/09/2020).

Pantauan awak media, nampak pembangunan fisik untuk kobong santri sedang berlangsung, terlihat Camat jiput Suntama di dampingi kepala desa banyuresmi H Pulung Hidayat dan staf kecamatan Jiput memberikan bantuan alakadarnya berupa semen untuk Pisik bangunan ponpes Alkallam yang tengah di bangun.

“Saya sangat mendukung pada kiyai dalam pembangunan Sarana Pondok Pesantren untuk kobong santri dan tempat pengajian, tempat nginap dan fisik lainnya untuk kebutuhan santri, ini akan segera saya sampaikan kepada Bupati dan wakil Bupati selaku kepala daerah, Sesuai harapan Pengasuh ponpes ini yaitu bantuan Dana untuk Pembangunan, semoga apa yang diharapkan pimpinan ponpes tersebut mendapat respon positif dari pimpinan daerah,” ungkap Suntama.

Reporter : Ade M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *