Daerah

Dinkes Jeneponto Gelar Pelatihan Kesmas

×

Dinkes Jeneponto Gelar Pelatihan Kesmas

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO – Dinas Kesehatan Jeneponto (Dinkes), Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Menggelar Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku, PMBA, Tatalaksana Gizi Buruk Dan Penggerakan Masyarakat.

Kegiatan dengan tetap mengedepankan protokol Kesehatan, seperti Pakai Masker dan Jaga jarak, yang dilaksanakan di Aula Lantai Dua Hotel Binamu, Kamis (17/9/2020).

Click Here

Hadiri, Plt Kadis Kesehatan Syusanti Mansyur, Dua pemateri dari Dinas Kesehatan Provensi Sulsel, Drg Burhanuddin bersama Sry Wahyuni, Empat Kepala Puskesmas Locus Stunting, Petugas gizi semua puskesmas, Kabid Kesmas Kamal, Tenaga gisi, Prokes serta kader.

Pelaksana Tugas Plt Kadis Kesehatan Syusanti Mansyur, menggatakan dalam sambutanya, Masalah gizi yang menjadi perhatian utama dunia saat ini adalah anak balita pendek (Stunting). Anak balita stunting tidak disebabkan oleh keturunan tetapi umumnya oleh kekurangan gisi dan mengalami sakit dalam waktu relatif lama.

Upaya peningkatan status gizi masyarakat tidak hanya cukup dengan meningkatkan peluasan jangkauan pelayanan saja, tetapi dibarengi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khusunya kader sebagai ujung tombak pelayanan.

“Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam membantu penanggulang masalah gizi melalui pelatihan komunikasi perubahan perilaku, PMB, Tatalaksana Gisi Buruk dan Penggerebekan Masyarakat, agar mampu menggatasi secara mandiri dalam menagani masalah,” kata dia dalam sambutanya.

Tambahan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kamal, Skm, Menyampaikan kegiatan pelatihan komunikasi perceparan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik, dimana kita harapkan supaya informasi tentang ini melalui diklat ini.

“Harapan kita bagaimana pelatihan ini dapat memberikan Informasi teman temanya dan nantinya dia akan jadi pasilitator dilapangan,” Kata Kabid Kesmas Kamal.

Diapun menyampaikan, setelah diklat selesai dilaksanakan semuanya mampu melakukan pergerakan kemasyarakat tentang pencegahan dan bagaimana penanggulangan ditengah masyarakat.

“Iya kami berharap setelah ini, insy aAllah permasalah tentang kesehatan prioritas nasional, itu lebih derajat lebih pokus dan sehingga kedepanya Jeneponto ini terbebas dari kesehatan yang bermasalah,” Harap Kamal.

Reporter : Firman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *