DaerahHuKrim

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Dalam Keadaan Semi Telajang di Muna

×

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Dalam Keadaan Semi Telajang di Muna

Sebarkan artikel ini

MUNA-Pada hari  Selasa tanggal 11 Agustus 2020. Pukul 10.00 Wita, Bertempat di Jalan Sawerigading, Kelurahan Butung – Butung, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna ,Propinsi Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan Waode Obi (47) sudah mengeluarkan bau tak sedap

Kasat Reskrim Polres Muna IPTU Hamka saat ditemui dengan awak media membenarkan bahwa ditemukan mayat dalam keadaan semi telanjang

Click Here

“Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Identifikasi Polres Muna menemukan korban di dalam kamar tidurnya dalam posisi tubuh terbaring di lantai menyamping menghadap ke utara dan menindih tangan kiri”

“Posisi kepala berada disebelah barat tepat dibawah meja, kedua kaki menghadap ke sebelah timur dalam posisi kedua kaki agak tertekuk sedikit, dan terdapat keluarnya tinja pada anus korban, lidah korban menjulur keluar” tuturnya

Lanjut dia, diperkirakan usia mayat dua sampai tiga hari, mayat hanya menggunakan kaos kaki warna hitam, celana dalam warna hitam, dan bra warna merah.

Setelah dilakukan olah TKP selanjutnya  dibuatkan permintaan VER Mayat, sekitar pukul 11:30  Wita korban di evakuasi ke RSUD Raha Kabupaten Muna oleh pihak Kepolisian Polres Muna  bersama keluarga korban.

“Hasil pemeriksaan Dokter RSUD Raha Kabupaten Muna menyatakan bahwa

Korban  Obi (47) tidak mengalami tanda-Tanda kekerasan yang dapat menghilangkan nyawa dan untuk mengetahui lebih jelas harus dilakukan Outopsi. Namun pihak keluarga ,anak anak  korban  menolak untuk dilakukan Outopsi dengan alasan sudah menerima dan ikhlas sehubungan dengan  kejadian tersebut.” Kata mantan Kapolsek Katobu ini

Penyebab Meninggalnya  Korban  diduga karena Penyakit Hiterpensi yang sudah lama di Alami.

Setelah dokter melakukan pemeriksaan Mayat kemudian di pulangkan ke rumah duka untuk selanjutnya  dimakamkan oleh pihak keluarga.

Reporter: AL (69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *