KENDARI-Pasca Penandatangan kesepakatan Kerja sama atau Memorandum Of Understanding antara pabrik Gula PT. Wahana Suryo Agro dengan Pemerintah Daerah Muna Barat, terkait pendirian pabrik gula di Kabupaten Muna Barat.
Pemuda asal Muna Barat, Abdul Jalil Amrullah mengatakan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah yang memang perlu dilakukan Pemda Muna Barat , hal ini dikarenakan Muna Barat merupakan daerah yang memang menyimpan banyak potensi sumber daya alam. “Khususnya pertanian yang jika dikelola dengan baik akan menjadi sumber pendapatan bagi daerah guna menunjang pembangunan daerah dan juga kesejahteraan masyarakat Muna Barat,”ucapnya.
Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis, FISIP UHO ini pun mengatakan bahwa pentingnya sebuah investasi dalam sektor pertanian dapat mengeksplorasi potensi alam yang berdampak baik pada peningkatan ekonomi masyarakat serta daerah.
“Kerja sama Pemda Muna Barat dan PT. Wahana Surya Agro dari disiplin keilmuan terkait investasi dan kerja-sama pemda Muna Barat dan PT. Wahana surya agro di Muna Barat tersebut adalah realistisnya memang perlu dilakukan, karena selama dalam tiga bulan terakhir Ekonomi masyarakat ikut terdampak pandemi Covid-19, sebab pemberlakuan Sosial distancing dan Phsical Distancing yang membuat masyarakat terpaksa menghentikan aktivitas ekonominya guna menjaga diri dari Virus Covid-19.
Lebih lanjut kata Jalil, berdampak tersebut mengakibatkan kurangnya pendapatan untuk kebutuhan masyarakat. Maka untuk mengembalikan dan meningkatkan kembali ekonomi masyarakat kedepannya, sangat relevan jika menerima investasi seperti ini.
“Didirikanya industri-industri, pabrik-pabrik, dan Manufaktur guna menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat, sehingga angka urbanisasi dalam mencari pekerjaan dapat ditekan. Saya tahu mereka yang menolak adanya investasi dan kerja sama pendirian pabrik ini adalah mereka yang mungkin buta dan tidak pernah melihat bahwa ribuan orang banyak meninggalkan Muna Barat hanya mencari penghidupan atau lapangan kerja, mereka yang menolak kerja sama ini mungkin hidup berkecukupan hingga lupa bahwa dilingkunganya masih banyak pengangguran dan sulit mendapatkan lapangan kerja,”jelasnya.
Mahasiswa yang juga merupakan Ketua Bidang kesejahteraan Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Haluoleo ini juga menilai, di bidang lain Muna Barat juga Sudah ditopang oleh Infrastruktur Teknis Seperti Jalan, jembatan dan penerangan jalan.
“Nah untuk mengoptimalkan fungsi dari infrastruktur teknis itu, maka harus selalu Ditopang oleh infrastruktur taktis seperti industri-industri, pabrik-pabrik, guna meningkatkan perputaran ekonomi dan keuangan di daerah. Kadang masyarakat kurang paham apa guna infrastruktur Teknis itu dibangun, padahal infrastruktur teknis harus selalu didampingi infrastruktur taktis biar seimbang. Saya menilai Rajiun Tumada memang Pemimpin yang Cerdas, Visioner dan tahu melihat Peluang. Harapan saya Muna Barat bisa semakin baik dan maju lagi kedepanya, namun juga perlu kita ingat apapun bentuk kerja-sama yang dilakukan antara pemda muna barat dan investor kedepanya tidak boleh terlepas dari prosedur hukum yang berlaku utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muna Barat,”tuturnya.
Reporter: Sacriel











