MUNA BARAT – Organisasi Masyarakat (Ormas) pendukung Presiden Jokowi, Projo Kabupaten Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap melawan aksi kelompok masyarakat yang berniat makar Menurunkan Presiden RI Joko Widodo.
Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Kabupaten Muna Barat, Laode. M. Junaim, Jumat (27/06/2020).
Menurutnya, aksi penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) oleh Persaudaraan Alumni 212 dengan tuntutan agar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memberhentikan Presiden Jokowi merupakan skenario jahat segelintir orang.
“Ini adalah kelompok atau barisan sakit hati, ini hanya skenario elit /segelintir orang yang tidak menginginkan Jokowi lagi sebagai Presiden,” paparnya.
La Ode M. Junaim, menambahkan, Projo Mubar siap bersama dengan DPC Projo se Indonesia siap melawan pihak-pihak yang ingin mencoba meruntuhkan NKRI dan merongrong pemerintahan Joko Widodo.
“Mereka menggiring Isu PKI agar rakyat percaya untuk meruntuhkan Pemerintahan Jokowi, tetapi Projo yang setia di garis Rakyat akan merapatkan barisan bersama rakyat untuk melawan Kelompok perompak kekuasaan. Kami tidak pernah takut melawan yang mengacaukan NKRI, karena pihak yang mengacaukan negara adalah kelompok penghianat bangsa,” tegas Junaim.
Terakhir, Laode M. Junaim mengatakan bahwa oknum-oknum tersebut ingin situasi negara kacau balau dan hancur, saat Negara menghadapi Bencana nasional mereka memanfaatkan Covid-19 ini sebagai pintu masuk merusak Jokowi .
“Pemerintah hari ini fokus mengurus rakyat akibat Covid -19. Saya mengatakan bahwa mereka itu ingin memperkeruh situasi di saat Bangsa dilanda bencana. Kami mendesak Pemerintah untuk menangkap aktor jahat perusak NKRI, Projo Siap melawan bagi mereka yang merusak tatanan yang ada di Negeri ini. Ketua DPC Projo Mubar tetap bersama Pemerintah hari ini, tetap bersama Jokowi yang berada dibarisan terdepan untuk rakyat Indonesia”, pungkas Junaim.
Laporan: Dedi











