Hot NewsPolitik

Pendemo Jalan Rusak Dituding Hina Parpol, Kades Cimandiri: Itu Tidak Benar

×

Pendemo Jalan Rusak Dituding Hina Parpol, Kades Cimandiri: Itu Tidak Benar

Sebarkan artikel ini

LEBAK, SEKILASINDO.COM- Pasca Aksi Jalan Penghubung empat Desa di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Tersiar kabar, baik di media cetak maupun online terkait alasan Agus Ider Alamsyah, Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Komisi IV, Fraksi PDIP, yang saat di lokasi Aksi terlihat emosi kepada Masa Aksi lantaran partainya dihina dan dicerca.

Menanggapi hal tersebut, Solahudin, Kepala Desa Cimandiri, angkat bicara, dirinya menyayangkan atas sikap dan tindakan (AI), salah satu Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi PDIP yang hadir pada saat itu.

Click Here

“Justru sekarang yang sangat saya herankan dan membingungkan. Ini dari salah satu anggota Dewan membuat pernyataan bahwa dari pihak pendemo atau yang melakukan aksi, disitu ada yang mengatakan atau menghina Partainya,” Kesal Solahudin, Kamis (10/10/2019)

Menurutnya, sebagian besar para pendemo atau yang melakukan aksi tidak ada atau kebanyakan tidak tau asal usul Partai salah satu Anggota Dewan tersebut.

Selain itu Solahudin, heran dengan adanya pemberitaan, baik di media online maupun cetak yang menyatakan bahwa dari salah satu yang melakukan aksi ada yang mengatakan atau menghina Partainya sehingga menyulut emosi salah satu Anggota Dewan tersebut.

“Itu saya katakan sekali lagi, tidak benar, tolong sampaikam kepada salah satu anggota dewan tersebut, sudah cukup dengan membentak bentak kami dengan kata kata kasar, itu sudah melukai hati kami sebagai warga, jangan di tambah dengan fitnah yang tidak benar,” tegasnya yang saat kejadian dirinya ada di lokasi.

“Didik kami, menyampaikan aspirasi itu, menyampaikan yang sebenar benarnya perlu disampaikan, tidak perlu ada kebohongan diantara kita,” tambahnya.

Dirinya menegaskan, tidak ada satupun yang menghina atau mengatakan partainya.

“Bahkan saya bisa buktikan dengan adanya durasi video yang selama dari kedatangan sampai kepulangan salah satu anggota dewan, jelas disitu tidak terdengar ada suara yang mengatakan atau menghina partainya,” terangnya.

Solahudin pun berharap, agar semua permasalahan dapat diluruskan, yang menurutnya aIasan tersebut hanya mengada-ngada.

“Setelah membentak dan meninggalkan begitu saja lalu dia menimbulkan fitnah bahwa dari salah satu peserta aksi ada mengatakan partainya inilah itulah, itu bohong, itu tidak ada. Itu bohong, sekali lagi saya ulangi itu bohong dan tidak ada,” jelas Solahudin.

Hal senada dikatakan Herly (35), saat dihubungi wartawan sekilasindo pada Rabu (09/10/2019), mengatakan tidak ada dari kami, yang memprovokasi Fraksi beliau, justru dengan kami membaca alasan beliau di media, itu hanya alibi doang, kata Herly.

Terpisah, Galih Januar Pamungkas, Korlap Aksi yang juga merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), sangat menyayangkan, harusnya tidak terpancing oleh suasana dan tidak terpropokasi situasi.

“Selain dari bahasa itu sangat jelas dari body language pun mengatakan beliau sedang emosi atau terpancing emosinya” terang Galih.

Terkait diduga adanya hinaan masa aksi kepada salah satu partai, dirinya menjawab,”Secara pendengaran saya waktu itu tidak ada kata kata yang di tuduhkan seperti itu, tapi kita akan teliti seluruh rekaman video saat kejadian,” tambah Galih.

Namun, terlepas dari insiden tersebut, dirinya sangat mengapresiasi atas kehadiran Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak yang telah datang menemui masa aksi ke lokasi.

“Saya sangat mengapresiasi untuk mereka Komisi IV yang telah hadir ke lokasi aksi,” pungkasnya.

Baca juga :

http://www.sekilasindo.com/2019/10/08/komisi-iv-dprd-lebak-sepakati-jalan-penghubung-empat-desa-di-kecamatan-panggarangan-menjadi-prioritas-tahun-2020/

**(Usep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *