TAKALAR ,– Kebanggaan besar kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Takalar. Kali ini, UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang (SDCP) sukses mencuri perhatian setelah lima siswanya tampil gemilang dengan memborong lima gelar juara dalam ajang lomba Bahasa Makassar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.Sabtu,31/10/2026
Prestasi ini bukan sekedar deretan angka di atas kertas atau koleksi piala di lemari sekolah. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak daerah mampu tampil percaya diri, menunjukkan kreativitas, sekaligus menjadi penjaga warisan budaya leluhur melalui bahasa Makassar.
Lima siswa yang tampil membanggakan itu masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Abraham Afriadi Ningrat berhasil meraih Juara 1 Mendongeng Bahasa Makassar Putra, disusul Salman Alfariszi sebagai Juara 1 Komedi Tunggal Bahasa Makassar Putra. Sementara itu, Dzakiyah Thalita Delima meraih Juara 2 Mendongeng Bahasa Makassar Putri, Jihan Nuralifah Juara 2 Menulis Cerpen Bahasa Makassar Putri, serta Muhammad Nurfakhri Ikhsan berhasil membawa pulang Juara 3 Pidato Bahasa Makassar Putra.
Lima nama tersebut kini menjadi bagian dari cerita kebanggaan SDCP. Mereka membuktikan bahwa bahasa daerah bukan sesuatu yang kuno atau tertinggal oleh zaman. Sebaliknya, Bahasa Makassar dapat menjadi panggung kreativitas, sarana berekspresi, sekaligus jalan bagi generasi muda untuk meraih prestasi hingga tingkat provinsi.
Dra. Siswaty mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang yang tidak instan, mulai dari ketekunan berlatih, keberanian tampil, semangat belajar, hingga pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para guru pembina yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengasah kemampuan para siswa. Tidak kalah penting, dukungan orang tua melalui doa, motivasi, serta pendampingan di rumah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan tersebut.
Baginya, prestasi anak-anak merupakan hasil dari kekuatan kebersamaan. Ketika sekolah, guru, dan orang tua berjalan beriringan, potensi peserta didik akan tumbuh dan menemukan ruang terbaik untuk berkembang. Ia pun berharap kelima siswa tersebut tidak cepat berpuas diri, tetapi terus mengasah kemampuan dan menjadikan pencapaian ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
Keberhasilan ini semakin memperlihatkan bahwa UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang tidak hanya memberikan perhatian pada kemampuan akademik, tetapi juga serius membuka ruang bagi tumbuhnya bakat, minat, seni, budaya, karakter, dan kreativitas peserta didik. Sebagai sekolah penggerak pertama di Kabupaten Takalar, SDCP terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, prestasi lima siswa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya lokal tidak boleh kehilangan tempat di hati generasi muda. Melalui dongeng, komedi tunggal, cerita pendek, dan pidato berbahasa Makassar, mereka telah menunjukkan bahwa menjaga bahasa daerah bisa dilakukan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan membanggakan.
Lima siswa, lima gelar juara, dan satu kebanggaan besar untuk Butta Panrannuangku. Dari ruang belajar SDCP, semangat mencintai budaya lokal tumbuh bersama mimpi besar untuk berprestasi. Mereka bukan hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga membawa pesan bahwa generasi muda Takalar mampu menjaga warisan budaya sekaligus melangkah menuju masa depan.
Selamat kepada Abraham Afriadi Ningrat, Salman Alfariszi, Dzakiyah Thalita Delima, Jihan Nuralifah, dan Muhammad Nurfakhri Ikhsan. Apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru pembina dan orang tua yang telah menjadi bagian dari perjalanan prestasi ini.
SDCP membuktikan, prestasi tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari keberanian berkarya, kecintaan terhada











