Sekilasindonesia.id KARO – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, turun langsung menemui warga yang mengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Ade Jona mendatangi Posko Penanganan Darurat Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan berbagai kebutuhan pengungsi dapat segera ditindaklanjuti.
Sebanyak 207 keluarga atau 650 jiwa asal Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, terpaksa meninggalkan rumah mereka dan sementara waktu bertahan di lokasi pengungsian.
Dalam kunjungannya, Ade Jona yang didampingi jajaran DPD Partai Gerindra Sumatera Utara berdialog langsung dengan warga. Ia mendengarkan berbagai keluhan serta kebutuhan yang masih diperlukan selama masyarakat berada di posko.
“Pesan Bapak Presiden Prabowo, kami harus hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ade Jona.
Selain menemui para pengungsi, Ade Jona juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan masker untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian.
“Dari dialog bersama masyarakat, salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah tempat tidur yang lebih layak. Warga juga mengeluhkan pasokan listrik yang sempat mengalami kendala di lokasi pengungsian, ” jelasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ade Jona memastikan bantuan kasur akan segera dikirimkan pada keesokan harinya. Ia juga langsung berkoordinasi dengan pihak PLN agar pasokan listrik di posko pengungsian dapat tetap menyala dan mendukung kebutuhan warga.
Langkah cepat tersebut dilakukan agar masyarakat yang masih harus bertahan di pengungsian mendapatkan fasilitas yang memadai, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan dan lanjut usia.
Usai menemui warga, Ade Jona melanjutkan kunjungan dengan bertemu Bupati Karo beserta jajaran pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan aktivitas Gunung Sinabung, kondisi masyarakat terdampak, hingga berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan selama masa penanganan darurat berlangsung.
“Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait terus melakukan penanganan serta memantau perkembangan Gunung Sinabung dan kondisi masyarakat di lokasi pengungsian, ” Paparnya.
Warga hingga kini masih harus bertahan di posko sampai kondisi dinyatakan benar-benar aman untuk kembali ke rumah masing-masing.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Ade Jona menegaskan pentingnya kehadiran langsung untuk memastikan suara masyarakat terdampak didengar dan kebutuhan mendesak mereka dapat segera memperoleh penanganan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara wakil rakyat, pemerintah daerah, unsur kebencanaan dan pihak terkait agar penanganan masyarakat terdampak aktivitas Gunung Sinabung dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Bagindo Yakub.











