Berita

Latihan Sebulan Penuh Penuh Rintangan, Empat Siswa SMPN 4 Cilegon Sukses Harumkan Nama Sekolah di Tingkat Nasional

×

Latihan Sebulan Penuh Penuh Rintangan, Empat Siswa SMPN 4 Cilegon Sukses Harumkan Nama Sekolah di Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id CILEGON — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMPN 4 Kota Cilegon. Empat siswa sekolah tersebut berhasil mengharumkan nama sekolah dalam lomba konten tingkat nasional.

Salah satu perwakilan siswa, Nurul Husna Zahra, siswi kelas 9, mengaku awalnya tidak menyangka video yang dibuat bersama teman-temannya tersebut akan berlanjut menjadi sebuah kompetisi tingkat nasional.

Click Here

Menurutnya, video tersebut pada awalnya hanya dibuat untuk kebutuhan konten sekolah yang akan dipublikasikan melalui media sosial.

Awalnya saya kira ini cuma untuk konten biasa, konten sekolah, untuk video di Instagram sekolah.

“Tapi sekitar seminggu kemudian kami diberi tahu kalau ternyata masuk tingkat nasional,” ujar Nurul, Rabu (02/09/2026).

Setelah mendapatkan kabar tersebut, dirinya bersama tiga rekannya mulai menjalani persiapan secara serius.

Mereka berkumpul, membagi materi presentasi, menentukan bagian masing-masing, serta berlatih menyampaikan materi yang akan dipaparkan kepada para juri.

Persiapan tersebut bahkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Namun, perjalanan mereka tidak berjalan mulus.

Sejumlah kendala sempat muncul, mulai dari kondisi suara yang serak hingga salah satu anggota tim mengalami sakit menjelang hari pelaksanaan.

Banyak rintangan. Suara saya kadang jelek dan serak. Aisy juga pernah sakit.

Bahkan sehari sebelum tampil, Maulana demam sampai menggigil, kami sempat panik karena besok harus tampil,” tuturnya.

Beruntung, pada hari pelaksanaan kondisi Maulana membaik sehingga keempat siswa tersebut dapat mengikuti presentasi melalui aplikasi Zoom dari sekolah.

Menariknya, mereka harus menunggu cukup lama sebelum mendapatkan giliran tampil.

Meski berada dalam urutan peserta 10 besar, penampilan mereka baru berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Usai tampil, rasa lega justru berubah menjadi kekhawatiran.

Nurul mengaku dirinya dan teman-temannya langsung berpikir negatif, mempertanyakan apakah jawaban, penyampaian materi, dan cara mereka mempresentasikan konten dapat dipahami oleh para juri.

Namun, semua rasa khawatir tersebut seketika berubah menjadi kebahagiaan ketika nama SMPN 4 Kota Cilegon diumumkan sebagai salah satu pemenang.

Ketika dipanggil menjadi juara, saya langsung menangis karena bangga.

“Kami berempat langsung teriak, loncat-loncat karena sangat bahagia dan tidak menyangka,” ungkapnya.

Kebahagiaan mereka semakin lengkap setelah berhasil meraih penghargaan The Best Content.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras selama satu bulan tidak sia-sia.

Hal senada disampaikan Khaila Rahmita Aisy, siswi kelas 9C SMPN 4 Kota Cilegon.

Ia mengaku sangat terharu karena sejak awal dirinya bersama teman-temannya tidak mengetahui bahwa konten yang mereka buat akan membawa mereka ke ajang nasional.

Awalnya disuruh membuat konten saja. Kami tidak tahu kalau ternyata ini untuk lomba nasional.

“Ketika menang lomba nasional, perasaannya benar-benar terharu dan tidak menyangka,” kata Khaila.

Menurut Khaila, penghargaan The Best Content menjadi momen yang sangat emosional.

Ia bersama teman-temannya bahkan menangis dan melompat-lompat kegirangan saat mengetahui hasil perlombaan.

“Kami nangis bareng-bareng, loncat-loncat sampai hilang dari kamera karena saking bahagianya. Alhamdulillah, bangga banget,” ujarnya.

Khaila juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan pihak sekolah yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan sekolah, guru, orang tua, serta kerja keras seluruh anggota tim.

Terima kasih atas dukungan bapak dan ibu guru.

Kami sangat bangga bisa membanggakan nama sekolah, diri sendiri dan orang tua.

“Kalau tidak ada dukungan dari sekolah, kami tidak akan sampai di titik ini,” ucapnya.

Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa SMPN 4 Kota Cilegon.

Mereka berharap keberhasilan itu dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mencoba, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Khaila pun berpesan kepada adik-adik kelasnya agar tidak takut menunjukkan kemampuan.

Jangan malu untuk mencoba, jangan malu untuk belajar dan berkreasi.

“Jangan malu menunjukkan bakat. Tetap semangat untuk belajar,” pesannya.

Bagindo Yakub.