PANGKALPINANG– Sistem pengereman pada sepeda motor menjadi komponen vital yang menentukan keselamatan pengendara di jalan. Namun, dalam kondisi tertentu, pengendara bisa mengalami gangguan seperti rem kurang pakem, terasa blong, hingga tuas rem terasa lebih dalam dari biasanya.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Honda Babel mengingatkan pengendara agar tetap tenang dan tidak panik ketika menghadapi kondisi tersebut saat berkendara.
Instruktur Safety Riding Honda Babel menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan secara bertahap dengan memanfaatkan engine brake serta rem yang masih berfungsi.
Setelah itu, pengendara diminta segera mencari lokasi aman untuk berhenti.
“Saat rem mengalami gangguan, hal terpenting adalah tetap tenang.
Jangan melakukan pengereman mendadak atau manuver berbahaya karena bisa membuat kendaraan tidak terkendali. Kurangi kecepatan secara perlahan dan segera menepi di tempat aman,” ujar Instruktur Safety Riding Honda Babel.
Honda Babel juga menekankan pentingnya perawatan rutin di bengkel resmi AHASS untuk memastikan sistem pengereman tetap dalam kondisi optimal.
Pemeriksaan berkala pada kampas rem, minyak rem, hingga cakram atau tromol dinilai dapat mencegah risiko gangguan saat perjalanan.
Selain itu, edukasi keselamatan berkendara terus digencarkan agar pengendara lebih waspada terhadap kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama pada komponen penting seperti sistem pengereman.
Berikut langkah singkat #Cari_Aman saat rem tidak normal: Tetap tenang dan jangan panik, Kurangi kecepatan secara bertahap dengan engine brake, Gunakan rem yang masih berfungsi secara perlahan, Nyalakan lampu hazard jika tersediaMenepi ke lokasi aman,Segera periksa kendaraan di AHASS terdekat
Honda Babel mengingatkan, gangguan rem tidak boleh diabaikan karena menyangkut keselamatan pengendara di jalan.











