TAKALAR – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Syarief H, bergerak cepat menangani pagar depan kantor dinas yang roboh dan miring hingga sekitar 30 derajat, Selasa (12/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Jalan Ince Husain Daeng Parani Nomor 63, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, sekitar pukul 09.30 WITA. Kondisi pagar yang nyaris tumbang membuat area sekitar kantor sempat diamankan demi keselamatan pegawai dan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana sibuk sejak pagi hari. Syarief H terlihat langsung mengarahkan pegawai dalam proses evakuasi pagar. Sejumlah personel juga bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu menjaga keseimbangan pagar agar tidak semakin miring. Dalam proses penanganan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar turut dilibatkan. Plt Kepala DLHP Takalar, Irwan A. Rachman, menurunkan arm roll truk beserta personel guna membantu proses penarikan pagar menggunakan sistem hidrolik dan rantai besi.
Sebelum proses evakuasi dilakukan, area garasi kantor lebih dulu dikosongkan agar kendaraan berat dapat masuk dengan leluasa. Setelah posisi truk tepat, rantai mulai dipasang pada bagian pagar yang roboh. Pegawai lainnya membantu mendorong serta menopang pondasi dengan batu agar pagar perlahan kembali tegak dan stabil.
Syarief H mengatakan pagar tersebut sebenarnya telah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun lalu. Namun karena kondisinya semakin membahayakan, pihaknya segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama DLHP Takalar.
“Pagar ini sudah mengalami kerusakan sudah lama miring sehingga kami coba luruskan Karena kondisinya membahayakan, kami langsung melakukan penanganan cepat agar tidak menimbulkan risiko bagi pegawai maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Irwan A. Rachman menegaskan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan. Menurutnya, sinergi antarorganisasi perangkat daerah menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan persoalan di lapangan.
“Sejalan dengan semangat Takalar Cepat, kami langsung menurunkan personel dan alat yang dibutuhkan agar penanganan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 10.00 WITA. Pagar yang sebelumnya miring berhasil dikembalikan ke posisi lebih aman dan stabil. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.











