HuKrim

Respon Cepat Kapolres Jeneponto: Berikan Pelayanan Kesehatan, Warga Patah Tulang Berhasil Diobati dan Diantar Pulang

×

Respon Cepat Kapolres Jeneponto: Berikan Pelayanan Kesehatan, Warga Patah Tulang Berhasil Diobati dan Diantar Pulang

Sebarkan artikel ini

Jeneponto, Sekindo.id – Sebuah kisah kepedulian dan pelayanan kemanusiaan terjadi di Kabupaten Jeneponto pada Senin (11 Mei 2026). Ridwan, yang akrab disapa Tompo, warga Dusun Manggunturu, Desa Tompobulu, Kecamatan Rumbia, akhirnya bisa bernapas lega dan tersenyum gembira. Ia diizinkan pulang ke rumah setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Bhayangkara, pasca mendapatkan penanganan medis yang memadai.

Kabar baik ini merupakan wujud nyata dari respon cepat dan perhatian langsung Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H. Langkah ini bermula saat Kapolres mendengar informasi mengenai kondisi kesehatan Tompo yang memprihatinkan. Diketahui, sekitar tujuh tahun lalu Tompo pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kedua tulang pahanya patah dan sempat dioperasi. Namun, beberapa waktu terakhir, ia kembali jatuh di tempat kerjanya, sehingga kaki kirinya — yang merupakan tumpuan utama — mengalami pembengkakan parah karena tulang yang pernah ditangani tersebut bermasalah kembali.

Click Here

Mendengar kabar tersebut, AKBP Haryo Basuki langsung memerintahkan Kepala Seksi Dokter Kesehatan (Kasi Dokkes) Polres Jeneponto, Ipda Amirullah, untuk segera turun memberikan pertolongan dan penanganan awal.

“Tugas kami tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan dan berada dalam kesulitan,” ujar Kapolres Jeneponto.

Setelah tim Dokkes melakukan pemeriksaan awal, hasilnya segera dilaporkan kepada Kapolres. Tanpa menunda waktu, pasien langsung dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat diperiksa oleh dokter spesialis ortopedi, ditemukan fakta bahwa tulang paha kiri Tompo yang pernah dioperasi mengalami retak ulang, bahkan posisi tulang mulai membengkok dan mengganggu fungsi gerak. Tim medis pun merekomendasikan tindakan operasi kembali untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Operasi berjalan dengan lancar dan aman. Pasca tindakan medis, Tompo menjalani masa pemulihan dan perawatan intensif selama empat hari. Alhamdulillah, kondisinya dinyatakan stabil dan membaik, sehingga ia diperbolehkan kembali ke rumah. Tidak hanya merujuk, pihak Polres Jeneponto melalui Seksi Dokkes juga turut menjemput Tompo dari rumah sakit dan mengantarkannya langsung hingga ke kediamannya bersama keluarga.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan seluruh tim Dokkes. Saya sama sekali tidak menyangka mendapat perhatian dan bantuan sebesar ini, sungguh saya sangat bersyukur,” ungkap Tompo dengan mata berkaca-kaca terharu.

Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa institusi Polri, khususnya jajaran Polres Jeneponto, senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang siap membantu warga dalam berbagai situasi, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan dan kemanusiaan.

(Amrianto)