BeritaDaerah

Cegah Banjir Tahunan, Desa Ukirsari Bangun Break Water dan Infrastruktur Penunjang

×

Cegah Banjir Tahunan, Desa Ukirsari Bangun Break Water dan Infrastruktur Penunjang

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id, || SERANG — Pemerintah Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, terus berupaya meningkatkan infrastruktur desa demi kenyamanan dan keselamatan warganya.

Salah satu program prioritas yang telah selesai dikerjakan tahun ini adalah pembangunan break water di wilayah pesisir desa, yang bertujuan utama untuk mencegah banjir yang kerap melanda beberapa kampung.

Click Here

Kepala Desa Ukirsari, H. Ujang Mahdum, menegaskan bahwa pembangunan break water tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama dinanti masyarakat, khususnya warga Kampung Tanggul, Kampung Ternaden, hingga Kampung Kejuruan yang selama ini kerap terdampak banjir saat musim hujan tiba.

“Pembangunan break water di Kampung Kejuruan awalnya merupakan program pemerintah sepanjang 50 meter. Namun, alhamdulillah, atas kebijakan dari pihak pelaksana, panjangnya ditambah menjadi 75 meter dan sekarang sudah selesai dikerjakan,” ujar H. Ujang, Rabu (10/09/2025).

Ia mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat sebagai kepala desa, masalah banjir menjadi perhatian utama. Tanpa adanya tanggul pemecah gelombang (break water), air hujan yang turun deras kerap meluap dan merendam pemukiman warga.

“Kalau tidak ada break water, kampung-kampung itu akan banjir semua. Apalagi di Kampung Tanggul dan Kampung Ternaden, itu daerah yang sangat rawan. Kalau banjir datang, masyarakat pasti teriak minta solusi. Jadi, pembangunan ini benar-benar sangat dibutuhkan dan manfaatnya besar sekali,” tegasnya.

Selain pembangunan break water, Pemerintah Desa Ukirsari juga mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan lingkungan di sejumlah titik. Proyek-proyek tersebut antara lain :

Paving block di Kampung Tanggul sepanjang 90 meter

Paving blok di Kampung Kernaden sepanjang 80 meter

Paving block di Blok Kampung Merapit sepanjang 100 meter

Berbagai pembangunan ini ditujukan untuk mempermudah akses mobilitas warga, meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, serta memperkuat infrastruktur dasar desa.

H. Ujang menambahkan bahwa program-program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam menjawab aspirasi masyarakat. Ia juga berharap partisipasi warga dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan bersama-sama.

“Alhamdulillah, semua ini bisa terlaksana berkat dukungan semua pihak. Kami berharap pembangunan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan jadi modal untuk kemajuan desa ke depan,” pungkasnya.

Bagindo Yakub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *