Sekilas Indonesia, Takalar – Ratusan penonton antusias menyaksikan latihan resmi para pembalap dalam rangka pengenalan lapangan sirkuit Pesta Rakyat Lomba Taxi Gabah yang berlangsung di Stadion Paccea, Lingkungan Bilacaddi, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Kamis (26/9/2024). Acara ini diselenggarakan oleh B-Trac dan Pemuda Kreatif Bilacaddi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Takalar, dengan total hadiah mencapai Rp 30 juta.
Menurut Baso Maulana, Ketua Panitia Uji Coba Lapangan, latihan pengenalan lapangan ini sangat penting dilakukan sebelum para pembalap mengikuti pertandingan resmi yang dijadwalkan pada hari Sabtu dan Minggu , Tanggal 28 dan 29 September 2024. “Kami memberikan waktu dua hari bagi para pembalap untuk berlatih mengenali sirkuit agar mereka dapat lebih siap saat bertanding,” ujar Baso.
Latihan tersebut menarik perhatian ratusan penonton yang hadir untuk menyaksikan aksi para pembalap di lintasan sirkuit. Dengan semangat yang tinggi, para pembalap tampak serius mempersiapkan diri untuk lomba yang akan segera digelar.
Adapun kelas yang dilombakan pada Pesta Rakyat Lomba Taxi Gabah ini meliputi beberapa kategori, di antaranya adalah Taksi Gabah Muatan Lokal Takalar, Taksi Gabah Muatan Open, Taksi Gabah Non Muatan Open, Trail Adventure Lokal Takalar, Trail Adventure Non Pembalap, Trail PPR Non SE Open, dan Trail Legend Non Open.
Nantinya Para peserta lomba berasal dari berbagai daerah, dengan pembalap-pembalap lokal Takalar yang tak kalah semangatnya untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan. Latihan resmi ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para pembalap yang akan berlaga di pertandingan
Antusiasme masyarakat terhadap Pesta Rakyat Lomba Taxi Gabah ini sangat tinggi, terutama karena acara ini telah menjadi tradisi tahunan yang dinantikan banyak orang. Selain menyajikan hiburan, lomba ini juga diharapkan dapat mengangkat potensi wisata dan budaya lokal.
Angga Saputra, salah satu pembalap yang mengikuti latihan, menyatakan bahwa pengenalan lapangan sangat membantu dalam mempersiapkan strategi balapan. “Dengan mengenali medan sirkuit, kami bisa lebih siap menghadapi tantangan di hari perlombaan,” katanya.
Suherman Tangngaji











