Sekilas Indonesia, Takalar – Penganiayaan yang dialami Syarifudin warga Dusun Takari Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong oleh lelaki Arfa dan Abu dan satu lagi yang belum diketahui warga Desa kampung beru masih berkeliaran dan berlenggang bebas.
Menurut korban, Syarifuddin menceritakan kronologi penganiayaan kepada dirinya bahwa saat itu sementara tidur siang dalam rumahnya.tiba-tiba datang bertiga dan dua orang diantara mereka tanpa basa -basi melakukan pemukulan secara bergantian.
“saya juga pak tidak tau apa salahku langsung melakukan pemukulan kepadaku di dalam rumah saya dihadapan istri dan anakku ” ujar Syarifudin
Dirinya menambahkan dia dituduh melakukan pelecahan kepada keluarga korban padahal dirinya tidak melakukan hal senonoh itu dan ini terbukti saat di perhadapkan di Polsek Galesong.
Dan hal ini sudah dilaporkan ke pihak polres Takalar terkait penganiayaan yang dilakukan oleh Arfa, Abu dan satu orang yang belum diketahui identitasnya
Salahsatu keluarga korban penganiayaan, Daeng Cama’ mengatakan bahwa kami keluarga korban tidak terima jika para pelaku masih berkeliaran diluar sana, semoga Pihak Polres Takalar segera mengamankan Pelaku penganiayaan dan Pencemaran nama baik atas tuduhan kepada keluarga kami untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan nya.Tutur Daeng Cama'(*)











