Sekilasindonesia.id || JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto (Pemkab) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), mengelar tentang penilaian verifikasi lapangan Kabupaten Layak Anak dan KA melalui video Zoom bersama Kementerian Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak.
Video zoom itu gelar diruang kerja Bupati Jeneponto dengan menghadirkan, Kepala Dinas P3A Hj, Farida, beberapa organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Desa, pengusahan, Forum Anak, Patiro Jeka dan Lembaga lainya. Rabu (15/6/2022).
Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Jeneponto salah satu daerah yang optimis mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar pun menyampaikan dengan kehadiran seluruh Dinas terkait dengan lembaga diluar pemerintah untuk bersama sama mendengar arahan dan petunjuk Tim verifikasi hal ha mana yang mau disempurnakan dalam rangka menuju Kabupaten Layak Anak (KLA).
“Oleh karena itu, dari tahapan sebelumnya sudah banyak kita laksanakan sesuai dengan petunjuk dan arahannya,” ucapnya dalam sambutanya dalam video zoom.
Pihak Pemerintahan Kabupaten Jeneponto juga sudah melakukan beberapa langkah, seperti adanya forum pembentukan anak hingga tingkat kecamatan termasuk kegiatan lain sudah dijalankan.
“Pertemuan pertemuan sudah dilaksanakan, seperti rapat dan kegiatan yang bersifat mendukung capaian Kabupaten Layak Anak (KLA),” katanya.
Iksan Iskandar pun sampaikan pertemuan lewat video zoom ini ada dua tempat, ada di disini kantor daerah adapun di ruangan kantor Forum Layak Anak.
Iapun berharap dengan adanya forum semua bekerja dengan baik bersinergi untuk mewujudkan Jeneponto Kabupaten Layak Anak.
“Kami memohon untuk komunikasi arahan yang lain untuk penunjukan kegiatan yang sama kita laksanakan, bahkan kita fokus agar kabupaten ini menjadi kabupaten layak anak,” harapnya.
Pantauan awak media, adapun pembicaraan dari Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Rohika Kurniadi Sari, memberikan pertanyaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan Penilaian Verifikasi Lapangan.
Sementara, Ketua Gugus Tugas KLA H. Masri mengatakan, apa yang telah dilakukan hari ini lebih tingkatkan kordinasi Stakeholder yang ada di Dinas terkait sebagai penanggung jawab teknis.
“Kita semua aplikasikan dengan melibatkan semua yang sudah ada forum anaknya untuk lebih tingkatkan aktivitasnya,” Jelasnya.
Ia juga sudah banyak melakukan upaya upaya salah satunya monitoring dilapangan. Kita optimis untuk mencapai Kabupaten Layak Anak (KLA).
“In syaAllah, karna kita tinggal berapa persen yang mau dicari dari kekurangan,” paparnya.
H.Masri pun paparkan dihadapan Asisten deputi Kementerian DP3A, Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam terus upayakan pemenuhan 24 indikator.
“Disini kami paparkan juga apa saja pencapaian kami berdasarkan 5 klaster substantif Konvensi Hak Anak, Alhamdulilah dari setiap Kluster ada sekitar 24 Program yang telah dicapai,” jelasnya KGT KLA.
Setelah penyampaian program KLA oleh Ketua gugus tugas, kegiatan dilanjutkan dengan proses tanggapan dan Verifikasi Lapangan oleh Tim Evaluasi KLA 2022.
Penulis: Firmansyah











